• Rabu, 19 Januari 2022

Antara Negara, Politik, dan Agama

- Rabu, 21 September 2016 | 08:18 WIB
images_berita_Sep16_1-ASRONI-Opini
images_berita_Sep16_1-ASRONI-Opini

Negara Indonesia adalah Negara terbesar ketiga di dunia setelah Cina dan India. Indonesia memiliki ratusan pulau, ribuan bahasa, suku, adat, dan budaya. Tapi, Indonesia bisa disatukan dengan PBNU (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan Undang-undang Dasar 1945). Indonesia merdeka pada tahun 1945 setelah diproklamirkan oleh bung Karno dan bung Hatta. Indonesia merdeka dari penjajahan negara asing seperti Belanda, Jepang, Inggris, dan negara-negara lainnya.

 

Kemudian, Indonesia bangkit dan mulai bertindak tegas di bawah panduan Soekarno-Hatta, saat itu Indonesia dijuluki sebagai Macan Asia. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam berupa tambang emas, tambang timah, tambang batu bara, kekayaan alam padi, jagung, singkong, kedelai, palawija, kelapa sawit, kekayaan laut, ikan yang jutaan macamnya, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Di saat Indonesia merdeka dan kaya, para elite politik mulai melirik, penjajah kembali berdatangan dengan melobi para penguasa untuk bisa menjual kekayaan Indonesia dari berbagai cara dan sikap, mengadu domba antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya, suku yang satu dengan suku yang lainnya, adat yang satu dengan adat yang lainnya, dan agama yang satu dengan agama yang lainnya.

Politik ala demokratis dan agama dijadikan tumbal empuk untuk melemahkan Indonesia, dari berbagai dalil dan upaya yang dilakukan oleh penguasa yang menindas, politik yang mengencam. Politik boleh saja asalkan jangan mencuri kekayaan alam Indonesia, dan agama jangan jadikan sebagai alat untuk berpolitik. Karena agama adalah suatu keyakinan, bukan sebuah simbol yang bisa dipermainkan begitu saja.

Politik damai, beragama santun, dan saling menghargai, menghormati, mencintai, itulah yang harus ditanamkan oleh seluruh masyarakat Indonesia, supaya bisa menjadi negara termakmur, terkaya, nan subur. Indonesia Jaya, Indonesia bersatu, Indonesia bangkitlah.

 

Editor: Kit Rose

Tags

Terkini

Menikah atau Tidak Menikah?

Rabu, 12 Januari 2022 | 09:03 WIB

Melepas Keriuhan, Menyambut Keheningan

Selasa, 4 Januari 2022 | 16:27 WIB

Pemikiran Gus Dur dalam Pergerakan PMII

Kamis, 30 Desember 2021 | 19:39 WIB

Relasi Sinergis Nahdlatul Ulama-Partai Gerindra

Minggu, 19 Desember 2021 | 12:42 WIB

Jangan Stigma Negatif Pesantren

Sabtu, 11 Desember 2021 | 21:25 WIB

Mengulik Makna Selangkangan

Senin, 6 Desember 2021 | 17:28 WIB

Pentingnya Perencanaan Tenaga Kerja di Perusahaan

Jumat, 19 November 2021 | 18:32 WIB
X