• Selasa, 24 Mei 2022

Terbukti Menerima Gratifikasi Rp9,5 Miliar, Mantan Bupati Kepulauan Talaud Divonis 4 Tahun Penjara

- Rabu, 26 Januari 2022 | 18:58 WIB
Mantan Bupati Kepulauan Talaud Sulawesi Utara, Sri Wahyuni divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Kendari karena tebukti menerima gratifikasi Rp9,5 miliar (PMJ News/Dok.Net)
Mantan Bupati Kepulauan Talaud Sulawesi Utara, Sri Wahyuni divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Kendari karena tebukti menerima gratifikasi Rp9,5 miliar (PMJ News/Dok.Net)

KLIKANGGARANMantan Bupati Kepulauan Talaud Sulawesi Utara, Sri Wahyuni Maria Manalip divonis 4 tahun kurungan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kendari, Selasa (25/1/2022).

Selain vonis penjara selama 4 tahun, majelis hakim juga menjatuhkan denda Rp200 juta subsidair 3 bulan.

Informasi vonis 4 tahun penjara terhadap mantan Bupati Kepulauan Talaut itu diungkapkan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada wartawan Rabu siang (26/1/2022) di Jakarta.

Ali Fikri menambahkan, vonis yang dijatuhkan kepada Sri Wahyuni itu terkait kasus gratifikasi proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Talaud pada 2014-2017.

Ali Fikri menambahkan, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Kendari menyatakan Sri Wahyuni bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan melanggar pasal Pasal 12B (1) jo. Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Baca Juga: Putri Penyanyi Nia Daniaty, Olivia Nathania Jalani Sidang Perdana, JPU Dakwa Oi Hukum Penjara Empat Tahun

"Selasa (25/1) bertempat di Pengadilan Tipikor pada PN Kendari telah dibacakan putusan terdakwa Sri Wahyumi Maria Manalip oleh majelis hakim," ujar Ali Fikri.

"Dijatuhkan pula adanya kewajiban pidana tambahan untuk membayar uang pengganti Rp 9,3 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka dipidana penjara selama 2 tahun," sambungnya.

Menanggapi putusan terhadap Sri Wahyuni, KPK menurut Ali Fikri msih pikir-pikir atas putusan majelis hakim ini.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X