• Minggu, 5 Desember 2021

Rekanan Terjaring OTT di Muba Punya Proyek di Muratara Capai Rp25 M Lebih

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 06:02 WIB
Proyek rekanan yang terkena OTT KPK (@baraknews)
Proyek rekanan yang terkena OTT KPK (@baraknews)

KLIKANGGARAN-- Direktur PT Selaras Simpati Nusantara, SUH ikut terjaring OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada Jumat, 15 Oktober 2021 yang lalu.

Dari hasil penyidikan KPK, SUH akhirnya ditetapkan sebagai tersangka bersama Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin dan dua orang pejabat di Dinas PUPR Kabupaten Muba.

SUH disangkakan sebagai pemberi suap kepada Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin. Ia disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga: Ragunan Hari ini,Sabtu 23 Oktober Mulai dibuka untuk Pengunjung, Ini Syarat dan Ketentuan untuk Masuk Ragunan

Dilansir dari pemberitaan Baraknews.com, PT Selaras Simpati Nusantara, ternyata tidak hanya mendapatkan pekerjaan di Kabupaten Muba saja, melainkan juga memiliki 3 item proyek di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Hal itu diketahui Berdasarkan penelusuran Baraknews.com pada LPSE Muratara, ternyata PT. Selaras Simpati Nusantara, yang beralamat di Jalan Seduduk Putih Kelurahan 8 Ilir Palembang , yang di OTT KPK mengerjakan 3 item proyek di wilayah Muratara.

Adapun, proyek yang dikerjakan tersebut yakni, pembangunan Sungai Lamban Tigo di Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir dengan nilai proyek Rp3.599.985.554,98 di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Baca Juga: Denmark Open 2021: Tommy Sugiarto Maju ke Semi Final, Susul Praven/Melati

Peningkatan jalan dan jembatan BM II-Simpang Pabrik Lonsum dengan pagu anggaran Rp17.900.000.000,00 pada satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: baraknews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X