• Jumat, 2 Desember 2022

Ekspor Minyak Goreng Lebihi Kuota, MAKI Laporkan ke Kejagung

- Rabu, 16 Maret 2022 | 21:02 WIB
Ilustrasi minyak goreng kemasan (katalogkjsm)
Ilustrasi minyak goreng kemasan (katalogkjsm)


KLIKANGGARAN -- Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mendatangi gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) guna melaporkan dugaan penyimpangan tata kelola kuota ekspor minyak CPO yang terkait dengan minyak goreng.

Boyamin menduga bahwa adanya oknum eksportir yang menyalahi aturan atau adanya aturan yang disimpangi/kangkangi.

"Saya duga sebenarnya tidak ada kuota ekspor atau sebenernya kutoanya hanya 10 tapi yang ekspornya justru 50, jadi melebihi kuota, sehingga terjadinya kelangkaan minyak goreng di Indonesia dan menjadi mahal," ujar Boyamin pada Klikanggaran, Selasa (15/3).

Dalam perbincangannya, Boyamin mengatakan pihaknya meminta Kejagung untuk melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan tindak pidana ekonomi yang mengarah korupsi.

Baca Juga: Ramadan Segera Tiba, Bagaimana Mempersiapkan Diri Menyambut Bulan Suci?"

Sebab hal ini merugikan perekonomian negara. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera dilakukan penyelidikan dan [Kejagung] mengkaji aturan, barangkali ada aturan yang tidak sinkron dengan Undang-undang di Kemendag dan Kementerian lainnya," jelasnya.

Selain itu, kata Boyamin, hingga puasa mendatang kajian tersebut telah kelar agar bisa dilakukan treatment sehingga harga minyak bisa turun.

"Sedangkan untuk ekspor, jika tidak ada ataupun kecil ya harus dipatuhi, sehingga suplai dalam negeri akan tercukupi dan harga minyak goreng menjadi murah," ujarnya.

Boyamin juga menegaskan bahwa dirinya siap mengawal hal ini karena merugikan perekonomian negara.

Baca Juga: Tes Urine Kepada Sopir Angkutan Batubara, BNNK Batang Hari Temukan Lima Orang Pemakai Narkoba

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program Bakti BUMN PT Pelindo Jasa Maritim Kian Terasa

Jumat, 30 September 2022 | 14:37 WIB
X