Kabar Gembira, Jemaah Umrah Indonesia tetap Bisa ke Tanah Suci meski Omicron Naik, Inilah Alasannya

- Senin, 17 Januari 2022 | 20:40 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas  menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR di Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2022). (kemenag.go.id)
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR di Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2022). (kemenag.go.id)

KLIKANGGARAN – Kenaikan kasus Omicron di Indonesia tidak akan membuat pemerintah menghentikan pemberangkatan jemaah umrah asal Indonesia ke Tanah Suci.

Tetapi pemerintah memberlakukan kebijakan pemberangkatan jemaah umrah yaitu one gate policy (OGP) atau pemberangkatan jemaah umrah melalui satu pintu.

Penegasan pemerintah tidak akan menghentikan pemberangkatan jemaah umrah ke Tanah Suci diungkapkan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR di Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2022).

“Tidak ada pemberhentian umrah. Saya juga sudah meminta kepada Pak Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah agar keberangkatan jemaah tetap menerapkan one gate policy,” kata Menag.

Baca Juga: Abis Giring Terperosok, eh Grup Band Nidji Diminta Anis Baswedan Ceck Sound di JIS, Anies: Merdu, Ngak Sumbang

“One gate policy tetap diberlakukan. Jangan kemudian di masing-masing daerah bisa terbang sendiri-sendiri,” sambungnya.

Menag juga menegaskan, keberangkatan jemaah umrah tetap berjalan. Sebab, tidak ada undang-undang yang melarang warga negara pegi ke luar negeri, termasuk untuk menjalankan ibadah umrah, kalau sudah mendapatkan visa. Kecuali kalau yang bersangkutan terkena masalah hukum.

“Jadi kalau sudah mendapat visa, dia berhak ke luar negeri. Tapi pemerintah berhak melakukan pengaturan,” jelasnya.

Baca Juga: Hukuman Kebiri Kimia Sudah Menunggu Herry Wirawan, Apa dan Bagaimanakah Prosesnya?

“Penerapan one gate policy adalah bagian dari pengaturan yang diberlakukan pemerintah,” sambungnya.


Menag mengaku awalnya ada usulan untuk mencabut pengaturan one gate policy. Namun, setelah proses evaluasi, apalagi ada kasus tim advance penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) yang terkena Omicron, diputuskan kebijakan satu pintu tetap diberlakukan.

“Kita masih pakai one gate policy aja masih ada yang kena, apalagi kalau dicabut, akan sangat riskan,” pesannya.

Jemaah umrah Indonesia diberangkatkan kali pertama pada pada 8 Januari 2022. Sampai dengan keberangkatan pada 15 Januari 2022, total ada 1.731 jemaah umrah yang sudah berangkat ke Arab Saudi. Dari jumlah itu, ada 400 jemaah yang akan kembali ke Tanah Air pada hari ini.

Baca Juga: Soal Batubara, Ekonom Faisal Basri: Merekalah yang Menentukan Siapa Gubernur dan Presiden

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X