• Sabtu, 4 Desember 2021

Sambut Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Vaksinasi Santri dan Pesantren Menjadi Komitmen Pemerintah

- Rabu, 1 September 2021 | 17:29 WIB
Vaksinasi Santri dan Pesantren Menjadi Komitmen Pemerintah (Instagram.com/@kemenag_ri)
Vaksinasi Santri dan Pesantren Menjadi Komitmen Pemerintah (Instagram.com/@kemenag_ri)

Jakarta, Klikanggaran.com – Program vaksinasi di pesantren sangat strategis, sebab pesantren merupakan sebuah ekosistem. Selain kiai, ustaz, dan santri, tercakup di dalamnya masyarakat di sekitar pesantren. Demikian disampikan oleh Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, melalui pers rilis di Jakarta, Selasa (31-08-2021).

Menag menjelaskan, jika vaksin diberikan ke pesantren, maka secara ekosistem juga akan terbantu. Oleh karena itu, Pemerintah berkomitmen proses vaksinasi santri dan pelajar ini bisa segera diselesaikan. Sebab hal itu akan berkontribusi besar dalam pembentukan kekebalan kolektif.

Menag juga mengatakan bahwa vaksinasi untuk jutaan santri terus bergulir. Ikhtiar ini menjadi bagian dari kontribusi santri dan pesantren dalam mewujudkan herd immunity.

Baca Juga: Perjanjian Kerja Sama Perum Perhutani KPH Bogor Belum Memadai, Rp 520 Juta Lebih Belum Dibayar PTTN

“Vaksinasi jutaan santri terus bergulir. Pertengahan Agustus lalu misalnya, saya ikut menyaksikan dan memberikan sambutan pada Kick Off Program 3 Juta Pesantren Jawa Barat Siap Divaksin,” tutur Menag.

Menurut Menag, vaksinasi santri dan pesantren juga berdampak pada tumbuhnya kepercayaan masyarakat untuk bersama-sama ikut program vaksinasi. Dalam sebulan terakhir tercatat program vaksinasi santri ini dilakukan di banyak pesantren, baik di pulau Jawa maupun luar pulau Jawa.

Prosesnya antara lain dilakukan melalui kerja sama Kanwil Kemenag Provinsi atau Kankemenag Kabupaten/Kota dengan Baznas atau LAZ, Dinas Kesehatan, TNI, Polri, dan pihak lainnya.

“Besok Kamis misalnya, di Jawa Tengah akan mulai diadakan lagi proses vaksinasi untuk kiai, ustaz, dan santri. Program ini menargetkan vaksin untuk 8.635 kiai, 46.181 ustaz/ustazah, dan 539.255 santri,” papar Menag.

Baca Juga: Bersih-Bersih Barcelona: Messi, Griezmann, Royal, dan Moriba pun Out!

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Oleh-oleh Kunjungan Yaqut Cholil Qoumas ke Arab Saudi

Senin, 29 November 2021 | 13:41 WIB

Geram! Jokowi Klaim Pernah Tegur Keras Dirut Pertamina

Senin, 22 November 2021 | 12:44 WIB

Di Mata KPK, Kemensos Adalah Kementerian yang Strategis

Selasa, 16 November 2021 | 20:03 WIB

Fatwa MUI: Perdagangan Kripto Adalah Haram

Jumat, 12 November 2021 | 16:47 WIB
X