• Rabu, 19 Januari 2022

Vaksinasi Covid Tidak Cukup Mencegah Penyebaran Varian Delta, Kata Sebuah Penelitian di Inggris

- Minggu, 31 Oktober 2021 | 20:30 WIB
Ilustrasi: Vaksinasi (Pixabay/Whitesession)
Ilustrasi: Vaksinasi (Pixabay/Whitesession)

KLIKANGGARAN-- Sebuah penelitian baru menemukan bahwa meskipun vaksinasi Covid-19 menurunkan kemungkinan rawat inap dan kematian dalam kasus infeksi, mereka yang diinokulasi dapat menyebarkan varian Delta semudah yang tidak.

Para peneliti mengamati lebih dari 600 orang di Inggris selama setahun untuk penelitian yang dilakukan oleh Imperial College London dan Badan Keamanan Kesehatan Inggris (HSA) dan diterbitkan minggu ini di jurnal The Lancet Infectious Diseases.

“Meskipun vaksin tetap sangat efektif untuk mencegah penyakit parah dan kematian akibat COVID-19, temuan kami menunjukkan bahwa vaksinasi tidak cukup untuk mencegah penularan varian Delta di lingkungan rumah tangga dengan paparan yang lama,” kata penelitian tersebut, dikutip RT.com.

Baca Juga: Rizki Rahma Desriyani Raih Medali di Kejuaraan Pencak Silat Dunia, Ketua PSHT Batang Hari Pun Bangga

Dalam analisis mereka tentang "kontak rumah tangga sampel padat yang terpapar varian Delta," para peneliti menemukan 38% dari mereka yang tidak divaksinasi terkena Covid, sementara 25% dari mereka yang divaksinasi mendapatkannya.

Vaksinasi lebih efektif dalam menghentikan penyebaran varian lain, seperti Alpha, mengurangi penyebaran sekitar 40 hingga 50%, menurut penelitian.

Studi ini juga mengklaim bahwa viral load, jumlah virus dalam tubuh seseorang, serupa antara yang divaksinasi dan yang tidak divaksinasi, meskipun virus menghilang lebih cepat pada individu yang divaksinasi, menurut temuan tersebut.

Baca Juga: Mulai 1 Senin 1 November, Pedagang Pasar Tradisional Jadi Sasaran Vaksinasi Mobile di Padang, Sumatera Barat

“Orang yang divaksinasi penuh dengan infeksi terobosan memiliki viral load puncak yang serupa dengan kasus yang tidak divaksinasi dan dapat secara efisien menularkan infeksi di rangkaian rumah tangga, termasuk ke kontak yang divaksinasi penuh. Interaksi inang-virus di awal infeksi dapat membentuk seluruh lintasan virus,” tulis makalah itu.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keanu Go Public, Apakah Keanu Punya Pacar?

Senin, 10 Januari 2022 | 10:04 WIB

Peruntungan Shio Tikus di Tahun Macan Air

Sabtu, 1 Januari 2022 | 21:16 WIB
X