• Rabu, 19 Januari 2022

Pemerintah Bangun Jembatan Kaca Pertama di Indonesia dengan Panjang 150 Meter, Ini Nilai Anggarannya!

- Sabtu, 20 November 2021 | 06:49 WIB
Desain jembatan kaca yang akan dibangun di kawasan Bromo Tengger (Dok.Kementerian PU)
Desain jembatan kaca yang akan dibangun di kawasan Bromo Tengger (Dok.Kementerian PU)

KLIKANGGARAN-- Pemerintah Indonesia melalui Ditjen Bina Marga Kementerian PU akan membangun jembatan kaca untuk pertama kali di Indonesia.

Adapun jembatan kaca pertama kali yang akan dibangun oleh Ditjen Bina Marga Kementerian PU, yakni jembatan kaca yang ada di Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur.

Pembangunan jembatan kaca tersebut guna mendukung kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. Jembatan kaca ini memiliki panjang 150 meter. Lelang terhadap paket pekerjaan ini telah selesai pada Juni yang lalu dengan pagu anggaran Rp23 miliar.

Baca Juga: Jepang dan Korea Selatan Mendominasi Semi Final Indonesia Masters 2021, Korsel Pastikan Satu Tikel di Final

Jembatan kaca yang dibangun di kawasan Bromo Tengger Semeru ini hanya diperuntukan untuk pejalan kaki dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua. Jembatan kaca direncanakan dapat rampung dan dinikmati oleh pengunjung pada tahun 2022 yang akan datang.

Jembatan kaca pertama di Indonesia ini akan menjadi tempat bagi wisatawan untuk menikmati pemandangan sekaligus memacu adrenalin mereka. Jembatan kaca yang terletak di Seruni Point Kabupaten Probolinggo ini akan membentang di atas jurang yang memiliki kedalaman sekitar 80 meter.

Direktur Bina Teknik Jalan dan Jembatan Kementerian PU, Nyoman Suaryana, mengatakan, Jembatan kaca tersebut dibangun untuk menarik wisatawan dan mendukung KSPN. Lokasinya di sini (Seruni Point) karena ada jurang dan pemandangannya langsung ke Gunung Bromo.

Baca Juga: Kata Pakar, MUI Bisa Menjadi Mercusuar Permasalahan Ummat, Bahaya Jika Dibubarkan

"Dibangun di Bromo karena pas lokasinya, panjang celahnya 120 meter dan kedalaman jurangnya 80 meter. Karena membangun jembatan celahnya harus sempit, kalau celah besar susah juga,” ujar Nyoman Suaryana seperti dilansir dari Kementerian PU.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Misteri di Sisi Gelap Bulan Terpecahkan

Senin, 10 Januari 2022 | 06:10 WIB

Semua Bitcoin Akan Selesai Ditambang pada 2140

Senin, 13 Desember 2021 | 21:50 WIB

Facebook Umumkan Rebranding Menjadi Meta

Jumat, 29 Oktober 2021 | 05:57 WIB
X