• Jumat, 9 Desember 2022

Hilal Belum Terlihat, PBNU: Awal Rajab 1443 Jatuh pada Kamis, 3 Februari 2022

- Rabu, 2 Februari 2022 | 11:44 WIB
Ilustrasi: bulan sabit (pixabay/fill)
Ilustrasi: bulan sabit (pixabay/fill)

KLIKANGGARAN -- Setelah melakukan rukyat, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengikhbarkan awal Rajab 1443 H jatuh pada Kamis, 3 Februari 2022 M.

PBNU mengatakan bahwa keputusan ini didasarkan pada laporan tim rukyat yang tidak melihat hilal di seluruh Indonesia pada Selasa Pon 29 Jumadal Akhirah 1443 H / 1 Februari 2022 M.

Dikatakan oleh Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Keagamaan dan Hubungan Lembaga KH Zulfa Mustofa, Dari 22 titik lokasi rukyatul hilal bil fi'li yang tersebar di delapan provinsi, tidak satu pun yang berhasil melihat hilal.

“Dari 22 titik lokasi rukyatul hilal bil fi'li yang tersebar di delapan provinsi, tidak satu pun yang berhasil melihat hilal. Rata-rata terhalang mendung dan hujan. Dengan demikian, maka umur bulan Jumadal Akhirah digenapkan (istikmal) 30 hari," kata Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Keagamaan dan Hubungan Lembaga KH Zulfa Mustofa, dikutip Klikanaggaran.com dari nu.or.id pada Rabu 2 Februari 2022.

Baca Juga: Seragam Baru Satpam, Warganet Heboh, Mirip Seragam Polisi India?

Menurut KH Zulfa Mustofa, sesuai dengan tuntunan Rasulullah dan pendapat imam mazhab yang empat (al-madzâhib al-arba’ah).

Karena, ketika hilal terhalang mendung, maka usia bulan digenapkan 30 hari.

Dalam kesempatan itu, PBNU mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk mengisi bulan Rajab dengan berbagai amal kebaikan.

Dikatakannya bulan ini ulan ini adalah salah satu bulan istimewa, karena di dalamnya turun perintah salat lima waktu yang diterima langsung oleh Rasulullah dalam peristiwa Isra' Mi'raj.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X