• Selasa, 24 Mei 2022

9 Saksi Diperiksa atas Kekerasan Seksual Terhadap Seorang Anak di Manado, Apa Kata Polisi?

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:35 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (humas.polri.go.id)
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (humas.polri.go.id)

KLIKANGGARAN -- Terkait dugaan kekerasan seksual terhadap anak berinisial CT (10) di Manado, Sulawesi Utara, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Polisi mendatangi rumah korban yang diduga menjadi tempat kejadian perkara (TKP) untuk penyelidikan sekaligus memeriksa para saksi.

Seebelumnya telah terjadi dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 10 tahun dilaporkan ke polisi pada 28 Desember 2021.

Kekerasan seksual terhadap anak tersebut berawal dari Ibu korban dengan inisial HS meminta bantuan penegakkan hukum kepada anggota DPR Dapil Sulawesi Utara (Sulut), Hillary Lasut, melalui unggahan video di media sosial.

“Penyidik telah melakukan observasi rumah korban (kekerasan seksual terhadap anak) yang diduga sebagai tempat terjadinya perkara,” ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, dalam keterangannya pada Jumat 21 Januari 2022.

Baca Juga: Update Terbaru Tabrakan Beruntun di Balikpapan, Jumlah Korban Hingga Kendaraan Yang Terlibat

Baca Juga: Kapolda Kaltim Kunjungi Balita Korban Tabrakan Beruntun di Balikpapan, Bagaimana Katanya?

Irjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa penyidik sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak guna dilakukan visum kepada korban.

“Melakukan koordinasi dengan dokter kandungan, dokter anak dan dokter forensik serta melakukan visum,” terang Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Irjen Pol Dedi Prasetyo juga mengatakan bahwa penyidik sudah memeriksa 9 saksi, termasuk di antaranya 3 dokter yang kemudian akan melakukan gelar perkara untuk menaikkan status penanganan kasus menjadi penyidikan.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: humas.polri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X