• Rabu, 1 Desember 2021

Tahapan Presentasi KIPP Tingkat Kabupaten Kelar, Satu Inovasi Presentasi Virtual dari Padang

- Rabu, 24 November 2021 | 21:37 WIB
Inovasi presentasi virtual, tahapan presentasi KIPP Tingkat Kabupaten Luwu Utara (Dok.klikanggaran.com/Lukman)
Inovasi presentasi virtual, tahapan presentasi KIPP Tingkat Kabupaten Luwu Utara (Dok.klikanggaran.com/Lukman)

KLIKANGGARAN - Tahapan presentasi dan wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Kabupaten Luwu Utara akhirnya kelar dilaksanakan. Selama dua hari, 23 – 24 November 2021, salah satu tahapan menuju TOP 7 KIPP Kabupaten Luwu Utara digelar.

Sebanyak 15 inovasi ikut dalam tahapan ini dari 19 inovasi yang terjaring. Tim Penilai terdiri dari Armiadi (Sekretaris Daerah), Eka Rusli (Asisten III), Alauddin Sukri (Kepala Bappelitbangda), Muhammad Hadi (Kabag Organisasi) dan Awaluddin Andi Paso (Dinas PMD).

Pelaksanaan KIPP Tingkat Kabupaten juga melibatkan Tim Pelaksana Warkop Indah, yang sejauh ini selalu mendampingi setiap kegiatan inovasi, baik tingkat kabupaten, provinsi dan nasional. Hari pertama tahapan presentasi diikuti 6 inovasi, dan hari kedua 9 inovasi.

Pada tahapan presentasi hari kedua, Rabu (24/11/2021), di Sekretariat Warkop Indah, ada satu inovasi mengikuti presentasi virtual dari kota Padang, Sumatera Barat. Pasalnya, saat tahapan berlangsung, inovatornya tugas luar ke kota berjuluk Kota Nan Elok tersebut.

Baca Juga: Novel Melukis Langit 12, Satu Pintu Prahara Telah Terbuka

Adalah inovasi SIM B (Sistem Mitigasi Bencana), di mana inovator SIM B, Ahmad, tampak begitu antusias melakukan presentasi di hadapan Tim Penilai meski secara virtual. Tim Penilai mengapresiasi inovator atas usaha yang dilakukan untuk ikut tahapan presentasi.

Sekda Lutra, Armiadi, yang juga salah satu Tim Penilai, mengikuti tahapan presentasi mulai pagi pukul 09.00 WITA sampai sore pukul 17.30 WITA dengan begitu antusias. Beberapa masukan, saran dan motivasi dia, menjadi vitamin bagi semua inovator yang ikut KIPP.

“Kita berharap semua inovasi tidak hanya muncul ketika ada kompetisi inovasi, karena yang paling penting dari sebuah inovasi adalah menjaga keberlanjutannya, dapat direplikasi serta bisa diterapkan di tempat lain,” kata Sekda Armiadi usai tahapan presentasi.

Baca Juga: Miris! Adik Kakak Bergantian Sepatu di Sekolah

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X