• Rabu, 1 Desember 2021

Terima Kunker Dubes Norwegia, Al Haris Sebut Kawasan Hutan di Provinsi Jambi Alami Degradasi dan Deforestasi

- Rabu, 24 November 2021 | 21:04 WIB
Gubernur Jambi terima kunjungan kerja Dubes Norwegia (Diskominfo Jambi)
Gubernur Jambi terima kunjungan kerja Dubes Norwegia (Diskominfo Jambi)

KLIKANGGARAN -- Gubernur Jambi H. Al Haris menerima kedatangan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Ruth Kruger Giverin di Rumah Dinas Gubernur Jambi, dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) di Provinsi Jambi, Selasa(24/11/2021) malam.

"Tentunya kita bahagia sekali  menerima kunjungan kehormatan dari ibu Ruth Kruger Giverin di mana beliau ini baru pertama kali melakukan kunjungan kerja sejak menjadi Duta Besar untuk Indonesia," ujar Gubernur Jambi.

Gubernur Jambi mengatakan bahwa berdasarkan data saat ini, Provinsi Jambi terus mengalami degradasi dan deforestasi, sehingga kawasan hutan yang ada hanya berkisar 41 %.

Baca Juga: 4 Ganda Putra Indonesia Maju Babak kedua Indonesia Open 2021, Satu Ganda Putra pasti Masuk Perempat Final

Gubernur Jambi juga menegaskan bahwa seyogyanya dalam hal konservasi dan perlindungan, Provinsi Jambi masih memiliki empat hutan konservasi dan hutan lindung yang berfungsi sebagai Taman Nasional, yaitu: Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bukit Dua Belas, Taman Nasional Bukit Tiga Puluh dan Taman Nasional Berbak Sembilang.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kebijakan Nasional, Pemerintah Provinsi Jambi telah menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 36 Tahun 2012 tentang Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK). 

Rencana aksi tersebut melibatkan tiga sektor yang berpotensi sebagai sumber emisi yakni: Kehutanan dan Lahan, Energi dan Transportasi, serta Pengelolaan Limbah, kata Al Haris.

Baca Juga: UNJ Adakan Pengabdian Masyarakat Bersama Karang Taruna Cempaka Putih: Ciptakan Konsumen Cerdas di Era Pandemi

Salah satu bentuk kerja sama yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, sebagai upaya penurunan emisi adalah Program BioCF ISFL merupakan pendanaan multilateral, yang didukung oleh negara donor  Jerman, Norwegia, Swiss, Inggris, Amerika dan dikelola oleh Bank Dunia dengan menetapkan dua Provinsi yang salah satunya adalah Provinsi Jambi menjadi areal program, papar Gubernur.*

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X