• Minggu, 14 Agustus 2022

Klarifikasi Setelah Video Viral, Bupati Banyumas: Kalau Mau OTT yang Adil Termasuk Kepada Yudikatif, TNI

- Selasa, 16 November 2021 | 05:35 WIB
Bupati Banyumas, Achmad Husein (Foto tangkapan layar Instagram)
Bupati Banyumas, Achmad Husein (Foto tangkapan layar Instagram)

KLIKANGGARAN-- Bupati Banyumas, Ahmad Kusen, meminta jika mau Operasi Tangkap Tangan (OTT) harusnya yang adil. Jangan hanya eksekutif dan legislatif saja, tetapi juga Yudikatif, TNI dan Polri. Dengan begitu, kita merasa mendapat keadilan dalam penanganan hukum.

"Kalau OTT yg adil, jangan cuma eksekutif dan legislatif tapi juga Yudikatif ,TNI dan POLRI , ...ya sudah mungkin mereka bersih semua spt malaikat Aamiin," tulis Bupati Banyumas saat menanggapi pertanyaan wartawan seputar video viral yang diunggah netizen di laman Instagram, Senin (15/11/2021).

Bupati Banyumas menambahkan, harusnya dihargai, ada bupati berani penyampaikan pendapat. "Waktu rapat suasana hening mencekam dan sunyi. Saya coba beranikan diri, karena Insya Alloh saya yakin tidak ada masalah," tambah bupati.

Baca Juga: Rusia Kembangkan Jet Tempur Tanpa Pilot, Generasi Ke-5 dari Sukhoi

Bupati Banyumas Achmad Husein memberikan klarifikasi terkait dengan cuplikan video pernyataannya tentang operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang viral di media sosial.

"Cuplikan video yang viral di media sosial itu tidak lengkap, sehingga saya perlu lakukan klarifikasi," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, seperti dikutip Antara, Minggu (14/11/2021).

Menurut dia, cuplikan video tersebut merupakan kegiatan diskusi dalam ranah tindak pencegahan yang diadakan oleh Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, bukan ranah penindakan.

Baca Juga: Peran 4 Tersangka Baru Kasus CPNS Fiktif Putri Penyanyi Senior Nia Daniaty, Olivia Nathania atau Oi Terungkap.

"Yang namanya pencegahan kan ya dicegah bukan ditindak. Sebetulnya ada enam poin yang saya sampaikan, salah satunya tentang OTT. Dengan pertimbangan bahwa OTT itu menghapus dan menghilangkan kepada daerah," katanya menjelaskan.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X