ASPEK Indonesia: Copot Menteri yang Terkait Bisnis PCR di Tengah Pandemi!

- Selasa, 9 November 2021 | 13:34 WIB
Bisnis PCR yang diduga melibatkan menteri (Dok.pexels.com/MufidMajnun)
Bisnis PCR yang diduga melibatkan menteri (Dok.pexels.com/MufidMajnun)

KLIKANGGARAN - Kasus PCR merebak dan menjadi sorotan beberapa pihak. Salah satunya Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (ASPEK Indonesia).

ASPEK Indonesia mendesak Presiden Joko Widodo untuk memecat para menteri yang diduga terlibat dalam bisnis tes polymerase chain reaction (PCR) selama covid-19.

Mirah Sumirat, S.E., Presiden ASPEK Indonesia, mengatakan, dugaan skandal bisnis PCR di tengah pandemi Covid-19 yang sangat memalukan ini, harus diusut tuntas.

Seperti diketahui, menteri yang diduga terlibat dalam kasus PCR tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan. Selain itu juga Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Baca Juga: Kenali Sejarah, Mengapa Tanggal 10 November Diperingati sebagai Hari Pahlawan?

Salah satu perusahaan yang mempunyai peran dalam bisnis PCR di Indonesia adalah PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI). Seperti disebutkan majalah Tempo, sebagian saham PT Genomik Solidaritas Indonesia dipunyai oleh PT Toba Sejahtera dan PT Toba Bumi Energi.

Kedua perusahaan tersebut terafiliasi dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Pemilik saham GSI Lab lainnya adalah Yayasan Adaro Bangun Energi, organisasi nirlaba di bawah PT Adaro Energy Tbk milik Garibaldi Thohir, kakak Menteri BUMN Erick Thohir.

Mirah Sumirat menyatakan bahwa dugaan terjadinya konflik kepentingan di sini sangat terlihat jelas. Luhut Binsar Panjaitan menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCP PEN) dan Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

"Pernah menjadi Satgas Covid-19 guna menekan penyebaran Covid-19 di 9 provinsi prioritas," tutur Mirah Sumirat melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 9 November 2021 di Jakarta.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X