• Kamis, 29 September 2022

Menanggapi La Nina, Gubernur Ini Bilang: Gempa Bumi di Luar Kendali Manusia, Air Hujan Kendali Manusia

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 19:59 WIB
Anies Baswedan (Instagram /@aniesbaswedan )
Anies Baswedan (Instagram /@aniesbaswedan )

KLIKANGGARAN-- Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberitahukan bahwa adanya fenomena perubahan iklim La Nina di Indonsesia.

Fenomena La Nina ini akan mulai terjadi sejak bulan Oktober dan akan meningkat pada November yang puncaknya diperkirakan terjadi pada bulan Januari sampai Februari 2022.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, hadir dan memberi tanggapannya pada rapat koordinasi nasional (Rakornas) Antisipasi La Nina.

Anies Baswedan menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan beberapa persiapan untuk menghadapi fenomena La Nina tersebut.

Baca Juga: LPPHI Minta KLHK Buka Audit Lingkungan Pencemaran Limbah B3 TTM di Blok Rokan ke Publik

Seperti dikutip dari pikiran-rakyat.com dalam judul “Soal Ancaman Badai La Nina: Anies Baswedan: Gempa Bumi di Luar Kendali Manusia, Air Hujan Kendali Manusia”, saat hadir dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) Antisipasi La Nina, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan hujan dan banjir merupakan fenomena yang terjadi secara terus-menerus.

Meski begitu, Anies Baswedan mengatakan dirinya sudah menginstruksikan jajarannya di lingkungan Pemprov Jakarta agar bencana ini jangan dianggap sebagai given atau pemberian, tetapi harus bisa dikendalikan.

"Gempa bumi itu di luar kendali manusia, kalau air hujan itu dalam kendali manusia," katanya, Jumat, 29 Oktober 2021.

Baca Juga: Bank Sumsel Babel Dinilai Belum Optimal dalam Penyaluran Kredit Pembiayaan ke UMKM

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X