• Selasa, 25 Januari 2022

Taiwan Yakin Akan Dibela Amerika, padahal Afganistan yang 20 Tahun Dibiayai Pembayar Pajak Dibiarkan Saja

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:43 WIB
Tentara Pembebasan Rakyat dalam sebuah konvoi (Instagram/@ peoplesliberationarmy)
Tentara Pembebasan Rakyat dalam sebuah konvoi (Instagram/@ peoplesliberationarmy)

KLIKANGGARAN-- Janji dukungan Presiden AS, Joe Biden, kepada Taiwan , dianggap mengejutkan bilamana mengingat cara AS keluar dari Afghanistan pada akhir Agustus.

Pemerintah Afghanistan yang dibiayai oleh pembayar pajak Amerika selama 20 tahun menyerah kepada Taliban bahkan sebelum pasukan AS keluar dari negara itu. Akankah hal itu terjadi juga pada Taiwan?

Mengutip RT.com, pemerintah di Taipei percaya bahwa China dapat menyerang pada tahun 2025 dan telah memulai program modernisasi militer dan mengembangkan “kemampuan asimetris,” seperti yang dijelaskan Tsai Ing-wen, Presiden Taiwan.

Presiden Taiwan mengatakan dia ingin membuka komunikasi dengan Presiden China Xi Jinping untuk “mencoba membuat pengaturan sehingga kita dapat hidup berdampingan secara damai.”

Baca Juga: Akhirnya, Kapolres Nunukan yang Aniaya Anak Buahnya Dicopot

Ketika wawancaranya dengan CNN, Tsi menggambarkan Taiwan sebagai “satu-satunya negara demokrasi berbahasa China di dunia” dan China daratan sebagai “tantangan langsung terhadap supremasi militer AS selama tujuh dekade” di Indo-Pasifik.

Taiwan telah menjadi titik pertikaian antara China dan AS sejak 1949, ketika Komunis memenangkan perang saudara melawan Kuomintang.

Saat itu, AS membantu mengevakuasi para nasionalis yang kalah ke pulau itu, yang sebelumnya dibebaskan dari 50 tahun pemerintahan Jepang.

Selama beberapa dekade, AS mengakui Taipei sebagai 'Republik China', hingga AS mengalihkan pengakuan itu ke Beijing pada 1978.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ups, PM Selandia Batal Nikah karena Omicron

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:18 WIB

Gelombang Tsunami dari Tonga Tiba di California

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:52 WIB

Omicron: Belanda Lockdown Mulai Minggu Pagi Ini

Minggu, 19 Desember 2021 | 07:28 WIB
X