• Sabtu, 27 November 2021

Para Atlet Sepak Bola dan Bola Basket Wanita Afganistan Dievakuasi ke Luar Negeri setelah Taliban Berkuasa

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 21:40 WIB
Tim sepakbola wanita Afganistan sebelum Taliban berkuasa (IG/@theaffofficial)
Tim sepakbola wanita Afganistan sebelum Taliban berkuasa (IG/@theaffofficial)

KLIKANGGARAN-- Evakuasi kelompok kedua yang terdiri dari 57 pengungsi dari Afghanistan yang terkait dengan sepak bola dan bola basket wanita, yang sebagian besar terdiri dari wanita dan anak-anak, telah diselesaikan setelah negosiasi, kata badan sepak bola dunia FIFA, Jumat.

Tercatat ada banyak evakuasi sejak Taliban menguasai ibu kota Afghanistan, Kabul, pada 15 Agustus dan mengumumkan pemerintahan baru bulan lalu setelah pasukan asing pimpinan AS mundur dan pemerintah yang didukung Barat runtuh.

Pekan lalu, FIFA mengatakan telah bekerja dengan pemerintah Qatar untuk mengevakuasi hampir 100 pemain sepak bola dan keluarga mereka dari Afghanistan.

Baca Juga: Sebanyak 60 Desa Pilkades Serentak di Kabupaten Batang Hari, Tetap Mengacu Standar Prokes Covid-19

Mengutip IndiaToday dalam artikel "FIFA says 57 more refugees evacuated from Afghanistan", sebanyak 57 orang dalam kelompok kedua juga diterbangkan ke Qatar dengan penerbangan charter dari Afganistan.

Awal bulan ini, FIFA juga membantu badan bersepeda UCI mengevakuasi sebanyak 165 pengungsi melalui Albania.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Amir Qatar ... dan Perdana Menteri Albania ... untuk membantu kami dengan misi kemanusiaan ini dan untuk semua bantuan mereka dalam memindahkan anggota komunitas sepak bola dengan aman ke tempat yang sedemikian rupa dalam situasi yang menantang," kata presiden FIFA Gianni Infantino.

Baca Juga: Gregoria Mariska Belum Mampu Kalahkan Akane, Praven/Melati Melaju ke Perempat Final Denmark Open 2021

"Saya juga meminta semua teman kami di pemerintahan dan di komunitas sepak bola di seluruh dunia untuk membantu kami mendapatkan izin tinggal dan visa bagi para pengungsi sehingga mereka dapat memulai hidup baru dalam keadaan yang aman dan terlindungi."

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: Indiatoday

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polandia Mengancam Tutup Perbatasan dengan Belarusia

Senin, 22 November 2021 | 09:21 WIB
X