• Senin, 5 Desember 2022

Joe Biden Beri Sinyal Kesampingkan Partai Republik Soal Hutang

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 07:55 WIB
Joe Biden, Presiden USA (Instagram @joebiden)
Joe Biden, Presiden USA (Instagram @joebiden)

Jakarta, Klikanggaran.com-- Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengatakan pada hari Selasa, bahwa Demokratnya mungkin membuat pengecualian terhadap aturan Senat AS untuk memungkinkan mereka memperpanjang otoritas pinjaman pemerintah tanpa bantuan Partai Republik.

Pernyataan Joe Biden itu akibat kondisi dari kebuntuan antara Partai Republik dan Demokrat yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. "Kemungkinan nyata" bahwa partainya akan melewati persyaratan pemungutan suara supermayoritas lama yang dikenal sebagai filibuster untuk menangani batas utang.

Hal itu akan memungkinkan Demokrat, yang memegang mayoritas Senat yang tipis, untuk menangguhkan batas pinjaman pemerintah federal $ 28,4 triliun tanpa suara Republik. Saat ditanya apakah Demokrat akan menghapus filibuster semata-mata untuk menaikkan batas utang. "Oh, saya pikir itu kemungkinan nyata." kata Joe Biden seperti dilansir dari Reuters.

Baca Juga: Terkait Tewasnya Petani, Anggota DPRD Asal Demokrat Ini Ditangkap Aparat

Banyak Demokrat yang berpendapat mendukung Joe Biden, bahwa Senat harus membuang filibuster sepenuhnya, dengan mengatakan itu mencegah kemajuan dalam perubahan iklim, hak suara dan prioritas lainnya.

Senator Demokrat sentris termasuk Joe Manchin dan Kyrsten Sinema mengatakan, mereka tidak mau melakukannya, membuat partai kekurangan suara yang mereka butuhkan untuk mengubah aturan.

Tetapi Demokrat sekarang sedang mempertimbangkan untuk menjatuhkan filibuster hanya untuk menangani batas utang, kata beberapa senator. Manchin menolak berkomentar ketika ditanya tentang kemungkinan itu pada hari Selasa sebelum pernyataan Joe Biden.

Baca Juga: Modus Korupsi di Kalbar Unik, Dana Dikirim ke Rekening Pribadi

Biden membuat komentar itu ketika Demokrat akan mencoba untuk ketiga kalinya untuk menangguhkan plafon utang pada hari Rabu, yang diperkirakan akan diblokir oleh Partai Republik.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Twitter dan Para Aktivis di Timur Tengah

Sabtu, 19 November 2022 | 09:01 WIB

Elon Musk Curhat Twitter Ditinggal Pengiklan

Minggu, 6 November 2022 | 08:52 WIB
X