• Senin, 23 Mei 2022

Cegah Penurunan Fungsi, Daerah Irigasi Peninggalan Belanda Ini Diperbaiki

- Jumat, 17 September 2021 | 09:53 WIB
Daerah Irigasi Way Tebu System (Dok.klikanggaran.com/kemenpu)
Daerah Irigasi Way Tebu System (Dok.klikanggaran.com/kemenpu)

Jakarta, Klikanggaran.com – Daerah Irigasi Way Tebu System merupakan peninggalan kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1926. Sejak pertama kali dibangun, sistem irigasi tersebut belum pernah mendapat perbaikan menyeluruh.

Oleh karena itu, Pemerintah mulai melakukan pekerjaan untuk memperbaiki dan meningkatkan Daerah Irigasi Way Tebu System. Perbaikan yang mulai dilakukan pada tahun 2019 sampai sekarang ini bertujuan untuk menghindari penurunan fungsi irigasi. Perbaikan daerah irigasi tersebut meningkatkan pola tanam dari 150 persen menjadi 180 persen dan peningkatan produksi pertanian.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) tengah melakukan pekerjaan peningkatan Daerah Irigasi Way Tebu System yang berada di Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung.

Baca Juga: Sayang Sekali, Ada Pemborosan Anggaran di Pertamina Balikpapan, Nilainya? Rp6,7 Miliar Lebih

“Pekerjaan irigasi Way Tebu sejauh ini sudah cukup baik, tapi masih perlu dilakukan secara hati-hati, terutama pada lining saluran irigasinya. Perlu diperhatikan kembali tanah dasarnya, kalau tanahnya pasir harus pakai lining,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, I Komang Sudana, menjelaskan, daerah irigasi Way Tebu System terbagi menjadi 3 yaitu Irigasi Way Tebu I – II, Irigasi Way Tebu III, dan Irigasi Way Tebu IV.

Melihat letaknya, Irigasi Way Tebu IV (dibangun tahun 1938) berada di tengah antara Irigasi Way Tebu I (dibangun tahun 1926) dan Irigasi Way Tebu III (dibangun1927). Irigasi Way Tebu IV terakhir dibangun untuk menambah debit dengan menampung air dari Way Napal di samping suplesi air dari Bendung Way Tebu I dan II . Daya tampung bendung di setiap daerah irigasi bisa mencapai kurang lebih 180 ribu m3.

Baca Juga: Studi ICMR: Covid-19 Dapat Menyebabkan Kelahiran Prematur, Gangguan Hipertensi pada Wanita Hamil

“Air dari Way Tebu ini bisa mengalir sampai Sungai Way Sekampung melalui Sungai Way Bulok. Saat ini kinerja Daerah Irigasi Way Tebu Sistem mencapai kurang lebih 80%,” tutur Sudana.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X