• Senin, 18 Oktober 2021

Potensi Industri Digital di Jawa Barat Sangat Besar, Apa Saja Faktornya?

- Senin, 13 September 2021 | 17:34 WIB
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Setiaji  (jabarprov.go.id)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Setiaji (jabarprov.go.id)

Bandung, Klikanggaran.com-- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Setiaji mengatakan, Jawa Barat memiliki potensi yang cukup besar dalam upaya untuk meningkatkan industri digital. Selain jumlah penduduk yang mencapai 50 juta orang juga potensi alamnya yang sangat beragam untuk terus dikembangkan.

“Bicara potensi Jawa Barat, pertama berbatasan dengan Ibu Kota Negara, penduduknya paling banyak sekitar 50 juta, tersebar di pegunungan, hutan, pantai, persawahan,” ujar Setiaji dalam Roadshow Gerakan Nasional 1.000 Starup Digital Institut Teknologi Bandung di Bandung baru-baru ini.

Menurut Setiaji, dengan jumlah desa yang mencapai 5.312 dan 600 lebih kelurahan, Jawa Barat saat ini fokus mengembangkan teknologi inklusif yang artinya bukan hanya diakses masyarakat kota tapi masyarakat desa.

Baca Juga: Kisah Putri Bungsu dan si Beruk Tunggal

“Bagaimana teknologi bisa meningkatkan taraf hidup mereka yang ada di desa. Kami punya program desa digital, yang kami kemas ke dalam tematik pertanian, pariwisata, peternakan, perikanan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lain-lain,” katanya, dilansir jabarprov.go.id.

“Nah sekarang teman-teman bisa mengambil potensi di sana, karena menurut riset penduduk nanti akan banyak tinggal di kota. Kita punya keinginan bagaimana penduduk banyak tinggal di desa tetapi rezeki kota,” kata Setiaji.

Setiaji menyatakan, dengan teknologi Jabar dapat menghadirkan apa yang sebelumnya sulit dilakukan. Ia mencontohkan masyarakat bisa bekerja di mana saja kapan saja.

Baca Juga: Waduh, Soal Layanan Pengaduan Masyarakat di Kemenag Juga Bermasalah?

Kemudian dengan teknologi masyarakat desa dapat menjangkau layanan dokter spesialis melalui pelayanan kesehatan telemedicine atau konsultasi jarak jauh. Melalui teknologi pula petani dapat mengetahui nutrisi tepat bagi tanaman atau memilih pupuk yang cocok agar tidak merusak unsur tanah.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: jabarprov.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X