• Selasa, 18 Januari 2022

NIK Jokowi Bocor, Dirjen Dukcapil: Ada Sanksi Pidana Jika Memanfaatkan Data Orang Lain

- Jumat, 3 September 2021 | 15:31 WIB
Ilustrasi: Entri Data (Pixabay/fancycrave1)
Ilustrasi: Entri Data (Pixabay/fancycrave1)

Jakarta, Klikanggaran-- Netizen dihebohkan dengan bocornya Nomor Induk Kependudukan (NIK) Presiden Joko Widodo, alias Jokowi.

Informasi tersebut menampilkan NIK Jokowi secara lengkap sebanyak 16 digit angka. Selain itu, ditempilkan juga secara rinci informasi pribadi Jokowi.

Informasi jokowi yang ditampilkan tersebut ternyata berasal dari laman resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Data yang diperoleh dari kebocoran NIK itu kemudian dipakai oleh warganet untuk melakukan pengecekan kartu vaksin Covid-19 milik Jokowi di aplikasi PeduliLindungi.

Penngecekan tersebut menemukan kartu vaksin dosis pertama, kartu vaksin dosis kedua, dan form sertifikat vaksin dosis ketiga.

Baca Juga: Hebat, Indonesia Jadi Anggota Dewan Pos Dunia. Apa Keuntungannya?

Hasil pengecekan ini diunggah di Twitter dan mendapat respons luas dari warganet lainnya.

Ternyata, ada ketentuan pidana terkait pemanfaatan data orang lain.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakhrulloh meminta masyarakat tidak melakukan hal itu.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Virus Varian Omicron Melonjak, Apa Kata Luhut?

Senin, 17 Januari 2022 | 14:34 WIB
X