• Minggu, 28 November 2021

Akses Kredit KUR Sulit Jadi Keluhan Petani Sawit ke Ma'ruf Amin; Mohon Bantuan Pak!

- Jumat, 3 September 2021 | 07:12 WIB
Wapres Tinjau Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Pondok Pesantren (BPMI – Setwapres)
Wapres Tinjau Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Pondok Pesantren (BPMI – Setwapres)

Jakarta, Klikanggaran.com - Makmur Sigalingging selaku petani sawit dari Kepenghuluan Bhayangkara Jaya, Kabupaten Rokan Hilir, melakukan dialog dengan Wakil Presiden (Wapres), K.H. Ma’ruf Amin, pada acara Peresmian Panen Perdana Kelapa Sawit dan Peninjauan Santripreneur di Provinsi Riau yang diselenggarakan secara daring pada Kamis, 2 September 2021.

Pada kesempatan ini, Wapres tampak serius mendengarkan keluhan Makmur, di antaranya mengenai sulitnya petani sawit memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membiayai program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan mahalnya harga pupuk.

“Pak Wapres yang kami hormati, kami masyarakat kesulitan mengakses kredit KUR untuk memenuhi kebutuhan biaya lanjutan PSR dan kami mohon bantuan Bapak Wapres sekarang ini harga pupuk mahal sekali, naik 70%,” ujar Makmur, seperti dikutip dari keterangan resmi setwapres.

Baca Juga: Tegas! Jokowi Tolak Amandemen UUD 1945 dan Jabatan Tiga Periode

Selain itu, kepada Wapres, Makmur juga melaporkan bahwa para petani sawit saat ini masih kesulitan menggarap kebun sawit yang berada di kawasan hutan. Padahal, menurutnya para petani sangat antusias mengikuti program PSR yang salah satunya diprakarsai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

“Tekait sawit dalam kawasan hutan, harusnya sudah clear dengan terbitnya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Faktanya, sawit dalam kawasan hutanlah kendala utama kami ikut PSR dan di saat yang bersamaan capaian target PSR Nasional jauh dari target,” keluhnya.

Menanggapi keluhan Makmur, Wapres pun menjawab dan memberikan arahan-arahan yang diperlukan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

Pertama terkait masalah KUR, Wapres menegaskan bahwa dananya memang ada, namun untuk mendapatkannya para petani sawit perlu bekerjasama dengan offtaker (penjamin pembelian hasil panen).

Baca Juga: PT PIL Pastikan Ratusan Unit Pertashop Siap Didistribusikan ke BUMDes

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X