• Minggu, 14 Agustus 2022

60 Hari Sudah Dodi Reza Ditahan KPK, Berkasnya Belum Juga Lengkap

- Sabtu, 18 Desember 2021 | 10:24 WIB
Dodi Reza Alex Noerdin saat menemui petani  (dok.instagram@dodireza)
Dodi Reza Alex Noerdin saat menemui petani (dok.instagram@dodireza)

KLIKANGGARAN-- Bupati Musi Banyuasin (Muba) Nonaktif, Dodi Reza Alex Noerdin terjaring OTT KPK pada, Jumat, 15 Oktober 2021 yang lalu.

Dalam waktu 24 jam KPK akhirnya menetapkan Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka bersama tiga orang lainnya. Salah satu di antaranya, yakni Direktur PT Selaras Simpati Nusantara (SSN), Suhandy, dan Kadin PUPR Muba, Herman Mayori.

Adapun sejumlah paket proyek yang menjerat Dodi Reza Alex Noerdin yang dikerjakan oleh PT SSN, adalah paket Rehabilitasi Daerah Irigasi Ngulak III (IDPMIP) di Desa Ngulak III, Kecamatan Sanga dengan nilai kontrak Rp2,39 Miliar. Peningkatan Jaringan Irigasi DIR Epil dengan nilai kontrak Rp4,3 Miliar. Peningkatan jaringan irigasi DIR Muara Teladan dengan nilai kontrak Rp3,3 Miliar. Serta Normalisasi Danau Ulak Ria Kecamatan Sekayu, Muba dengan nilai kontrak Rp9,9 Miliar.

KPK menduga ada pemberian komitmen fee yang akan diterima oleh Dodi Reza Alex Noerdin dari Suhandy dari 4 proyek yang dimaksud, yakni sekitar Rp2,6 miliar.

Baca Juga: Dibanjiri Netizen Indonesia, Laura Anna dari Brasil Geleng-geleng Kepala

Yang menarik, meski sudah lebih dari 60 hari Dodi Reza menyandang status tersangka dan ditahan, KPK belum kunjung melimpahkannya ke pihak Tim Jaksa KPK. Padahal, sejumlah saksi telah banyak dipanggil dan dimintai keterangan oleh Tim Penyidik KPK.

Dari empat tersangka terkait OTT di Muba, hanya berkas Direktur PT SSN yang sudah dilimpahkan ke Tim Jaksa KPK.

"Karena pemberkasan perkara Tersangka SUH telah selesai dan dinyatakan lengkap oleh Tim Jaksa maka, Selasa (14/12/2021) telah selesai dilaksanakan Tahap II yaitu Penyerahan Tersangka dan barang bukti dari Tim Penyidik kepada Tim Jaksa KPK," kata Ali Fikri dalam keterangannya diterima Klikanggaran.com.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk Guru dan Pengawas PAI, Kekurangan Pembayaran Tukin selesai akhir 2021, Tidak ada Potongan

Tim Jaksa melanjutkan penahanan Tersangka untuk 20 hari kedepan, terhitung mulai 14 Desember 2021 s/d 2 Januari 2022 di Rutan KPK pada gedung Merah Putih.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X