• Jumat, 7 Oktober 2022

Natalius Pigai: Jika Putra Daerah Dayak Tak Ditunjuk Kepala IKN, Terbukti Kata Nusantara Itu Pagar Pemisah

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:15 WIB
Natalius Pigai meminta kepala daerah IKN adalah putra daerah (dok. Istimewa)
Natalius Pigai meminta kepala daerah IKN adalah putra daerah (dok. Istimewa)

KLIKANGGARAN-- Aktivis asal Papua, Natalius Pigai menganggap jika putra daerah Dayak tidak ditunjuk sebagai kepala Ibu Kota Negara baru (IKN), maka akan menjadi bukti jika kata Nusantara itu adalah pagar pemisah.

Adapun putra daerah Dayak yang dimaksud Natalius Pigai, yakni Cornelis dan Teras Nanang.

Teras Narang yang disebut Natalius Pigai adalah mantan Gubernur Kalimantan Tengah, 2005 – 2015 yang sekarang Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI). Sementara, Cornelis, mantan Gubernur Kalimantan Barat, 2008 – 2018 yang sekarang Anggota Panitia Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP).

"Cornelis dan Teras Narang, PDIP, Gubernur 2 Periode, Putra Asli Dayak, berkualitas jika tidak ditunjuk sebagai Kepala IKN maka mulai terbukti apa yang saya katakan kata “Nusantara“ itu pagar pemisah, segregatif, disintegratif. “adil ka talino bacuramin ka saruga basengat ka jubata," kata Natalius Pigai dalam keterangannya diterima klikanggaran.com, Sabtu, 22 Januari 2022.

Baca Juga: Heboh! Pilot Cantik Athira Fahira Gabung Girlband D'Angels, Berikut Lirik Lagu Cipika Cipiki Single Pertamanya

Sebelumnya, Ketua Ikatan Keluarga Dayak Islam (IKDI) Provinsi Kalimantan Barat, Alamsyah Boroek, mengusulkan, Agustin Teras Narang atau Cornelis sebagai Kepala Badan Otorita Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur.

“Agustin Teras Narang dan Cornelis, memiliki reputasi yang tidak diragukan lagi, karena sama-sama pernah menjadi Gubernur di Kalimantan selama dua periode berturut-turut,” kata Alamsyah, Kamis siang, 31 Oktober 2019 seperti dilansir dari independensi.com

Menurut Alamsyah, usulan Agustin Teras Narang dan Cornelis sebagai Kepala Badan Otorita Pemindahan Ibu Kota Negara, demi menjamin keamanan selama proses pembangunan IKN di Provinsi Kalimantan Timur.

Baca Juga: Apakah Novel Layangan Putus Itu Kisah Nyata? Bedanya Apa dengan Series Layangan Putus? Ini Kata Mommy ASF!

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program Bakti BUMN PT Pelindo Jasa Maritim Kian Terasa

Jumat, 30 September 2022 | 14:37 WIB
X