Kenali Manfaat Buah Pengubah Rasa Ini, jika Kita Memakannya Air Putih Akan Terasa Manis

- Jumat, 24 Desember 2021 | 09:12 WIB
Buah marasi atau rendingan  (dok.Klikanggaran/BudiS)
Buah marasi atau rendingan (dok.Klikanggaran/BudiS)

KLIKANGGARAN-- Buah pengubah rasa ini sangat familiar di kalangan anak-anak yang tinggal di pedesaan. Pasalnya buah ini sangat mudah kita jumpai di hutan-hutan yang ada di Indonesia, utamanya pulau Sumatera.

Adapun nama buah pengubah rasa ini adalah buah marasi atau ada juga yang menyebutnya buah rendingan. Tanaman ini memiliki nama Latin, Curculigo latifolia, dan termasuk keluarga Hypoxidaceae.

Uniknya, sesuai dengan nama familiarnya buah pengubah rasa ini jika kita baru saja memakannya maka air putih yang kita minum akan terasa manis.

Rasa manis itu tiada lain disebabkan karena buah pengubah rasa ini atau buah marasi ini mengandung protein yang disebut curculin. Protein ini bisa tahan di mulut sampai setengah jam sebelum akhirnya rasa manisnya menghilang.

Baca Juga: Bintang Spider-Man dan Nominator Peraih Oscar, Akui Kecanduan Seks, Tiduri Mahasiswi Sekolah Akting

Marasi yang aslinya dari Afrika Barat sering disebut juga dengan parasi, terasi-terasian, atau lemba. Di Papua dikenal dengan nama cua mok. Tanaman ini tumbuh tegak, dengan tinggi kurang dari 1 m. Daun tumbuh langsung dari batang dalam tanah atau rizoma.

Bentuknya buahnya memanjang dan bertekstur seperti lipatan-lipatan kecil. Sekilas ia tampak seperti anakan salak atau anggrek tanah. Seperti halnya daun, bunga marasi juga muncul dari rizoma, sehingga terlihat seakan-akan tumbuh dari tanah.

Bunga tanaman ini berwarna kuning cerah, kecil, dengan 6 kelopak. Buahnya berwarna bening keputihan berukuran kira-kira 1 cm dan berbiji banyak kecil-kecil hitam seperti dragon fruit. Tanaman merumpun setinggi 80 cm itu tumbuh liar, terutama di area yang ternaungi pepohonan besar. Marasi cocok di lingkungan yang lembab dan cenderung gelap.

Baca Juga: Bupati PALI Dampingi Kemenkumham Tinjau Lokasi Pembangunan Lapas di Simpang Empat Tambak

Marasi merupakan pesaing buah ajaib lain yang suka dikenal dengan nama miracle fruit (Synsepalum dulcificum) yang kandungan proteinnya bernama miraculin. Jika curculin di marasi terasa manis (satu-satunya protein yang berasa manis), miraculin di miracle fruit tidak.

Curculin Marasi bisa memanipulasi rasa karena kandungan curculin di dalamnya. Curculin adalah satu-satunya protein yang berasa manis, sekaligus berfungsi sebagai pengubah rasa. Hampir sama dengan kandungan pada miracle fruit, yaitu protein pengubah rasa bernama miraculin. Bedanya, miraculin tidak berasa manis.

Namun rasa manis dari marasi hanya bertahan sebentar di mulut. Diduga, hal itu terjadi akibat adanya ion Mg+2 dan Ca+2 pada air liur.

Para peneliti di Universitas Nasional Yokohama memperkirakan, ion-ion tersebut akan mengikat protein penyebab rasa manis. Ketika air diteguk, ikatan ion-protein itu terlepas kembali. Itulah sebabnya curculin muncul lagi, sehingga air berasa manis seperti sirup.

Baca Juga: Lima Terduga Teroris Ditangkap di Kalteng dan Kalsel, Terungkap Persiapan Aksi Teror Pelaku di Tanah Air

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X