• Selasa, 7 Februari 2023

Peringatan Maulid Nabi di Masa Pandemi, Lakukan Saja di Rumah!

- Senin, 18 Oktober 2021 | 11:03 WIB
Salah satu tradisi masyarakat memperingati maulid nabi (Instagram/erosrosithaa)
Salah satu tradisi masyarakat memperingati maulid nabi (Instagram/erosrosithaa)

KLIKANGGARAN--Gebyar perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang dilakukan umat islam seluruh dunia bahkan sebelum Nabi Muhammad SAW wafat. Di Indonesia, tradisi yang dilakukan masyarakat di setiap daerahnya berbeda-beda.

Umat muslim di Indonesia benar-benar mempersiapkannya jauh-jauh hari sebelum acara maulid nabi digelar di daerahnya. Peringatan yang dilakukan begitu meriah.

Grebeg Maulud setiap 12 Rabiulawal merupakan tradisi maulid nabi yang dilakukan masyarakat Yogyakarta.

Tradisi maulid nabi ala Yogyakarta ini identik dengan gunungan, yaitu tumpukan makanan dan hasil bumi yang menyerupai gunung. Gunungan merupakan simbol kemakmuran keraton Yogyakarta.

Baca Juga: Tanah Tabu: Perempuan dan Nasib Ibu Bumi

Gunungan tersebut diarak ke alun-alun utara kemudian didoakan di Masjid Gede Kauman. Isi gunungan menjadi incaran masyarakat Yogyakarta memang untuk diperebutkan.

Muludhen digelar oleh warga di Pulau Madura, Jawa Timur. Tepat pada 12 Rabiul Awal, masyarakat akan berduyun-duyun datang ke masjid untuk merayakan Maulid Agung.

Di luar Maulid Agung ini, orang masih merayakannya di rumah masing-masing. Tentu tidak semua, hanya mereka yang memiliki kemampuan dan kemauan.

Para perempuan biasanya datang ke masjid atau musala dengan membawa talam yang di atasnya berisi tumpeng.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Ampuh Merebus Ayam agar Empuk dan Tidak Bau Amis

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:55 WIB

Malam Jumat dan Ritual Mistis si Orang Pintar

Kamis, 22 Desember 2022 | 21:01 WIB

Kisah Mistis Besari, Perempuan Berperut Balon

Jumat, 9 Desember 2022 | 00:05 WIB
X