• Minggu, 5 Desember 2021

Pertamina Patra Niaga Gelar Simulasi Operasi Keadaan Darurat Level 1

- Jumat, 24 September 2021 | 13:41 WIB
Simulasi Operasi Keadaan Darurat  (Dok. Pertamina)
Simulasi Operasi Keadaan Darurat (Dok. Pertamina)

Palembang, Klikanggaran.com - Executive General Manager (EGM) Regional Sumbagsel PT Pertamina Patra Niaga, Asep Wicaksono Hadi, pada Kamis (23/9) pukul 10:20 WIB, menerima telepon dari Fuel Terminal (FT) Manager Pulau Baai Provinsi Bengkulu, Saybani, bahwa telah terjadi gempa bumi dengan skala 9,0 SR di kedalaman 10 KM dengan jarak 150 KM sisi barat daya Kota Bengkulu yang berpotensi menyebabkan terjadinya tsunami.

Dari hasil analisa Tim Organisasi Keadaan Darurat (OKD), FT Pulau Baai tidak mampu menangani kondisi yang terjadi dan meminta Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel untuk mengaktifkan Level 1.

EGM Regional Sumbagsel menetapkan keadaan darurat bencana dan meminta seluruh Tim Management berkumpul di Puskodal.

Baca Juga: Yuk Kita Bantu Meringankan Perjuangan Dik Nabila yang Harus Diamputasi

Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan bahwa kondisi FT Pulau Baai tidak dapat beroperasi. Terjadi tsunami di beberapa wilayah di Kota Bengkulu yang menyebabkan terjadinya kerusakan di beberapa sarfas Pertamina Patra Niaga. Banyak Pekerja maupun keluarga menjadi korban.

Pertamina Patra Niaga memastikan stok dan penyaluran BBM serta LPG dalam kondisi aman. Beberapa langkah pengamanannya antara lain : dilakukan Regular Alternative Emergency (RAE) untuk distribusi BBM/ LPG di wilayah terdampak dan berkoordinasi dengan aparat terkait, pengiriman tim support keadaan darurat bencana ke lokasi kerja, fokus pengecekan beberapa lembaga penyalur yang bisa melakukan suplai BBM/ LPG, segera melakukan inspeksi di FT Pulau Baai dan DPPU Fatmawati serta segera melakukan perbaikan sarfas yang terdampak bencana.

Kegiatan tersebut terangkum dalam Skenario Simulasi Operasi Keadaan Darurat Akibat Gempa Bumi Level 1 di FT Pulau Baai Provinsi Bengkulu.

Baca Juga: Naval Grup, Prancis, Siapkan Tagihan kepada Australia Atas Pembatalan Kontrak Kapal Selam

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagsel, Agustina Mandayati, dalam keterangan resminya mengungkapkan bahwa Keadaan Darurat Level 1 (Region) adalah kondisi darurat yang tidak bisa ditanggulangi oleh lokasi, dan butuh bantuan dari lokasi Pertamina Patra Niaga lain atau bantuan external melalui persetujuan Region, tapi masih di Region yang sama.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Ikut Nimbrung Soal Toilet di SPBU Pertamina

Selasa, 23 November 2021 | 14:33 WIB

Lima Pesawat N-219 PT DI Dibeli Sejumlah Kader NU

Jumat, 12 November 2021 | 13:53 WIB
X