• Minggu, 26 September 2021

Pemkab Tolikara: Belanja Gaji dan Tunjangan TA 2019 Direalisasikan Kepada Pegawai yang Pensiun dan Meninggal Dunia Sebesar Rp7.997.907.600,00

- Minggu, 17 Januari 2021 | 09:02 WIB
tolikara
tolikara


(KLIKANGGARAN)--Pemerintah Kabupaten Tolikara pada LRA TA 2019 mengalokasikan anggaran belanja pegawai sebesar Rp252.816.586.773,00 dengan realisasi sebesar Rp237.109.508.193,00 atau 93,79% dari anggaran. Realisasi tersebut antara lain merupakan pembayaran atas gaji pokok dan tunjangan bagi ASN Pemerintah Kabupaten Tolikara.


BACA JUGA: Rodi Wijaya Pastikan Bakal Maju jadi Calon Ketua KONI Lubuklinggau


Belanja Pegawai dianggarkan untuk membiayai atau memberikan kompensasi, baik dalam bentuk uang maupun barang yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundangundangan yang diberikan kepada pejabat negara, ASN, dan pegawai dengan perjanjian kerja yang dipekerjakan oleh pemerintah sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal. Berdasarkan ketentuan kepegawaian, batas usia pensiun ASN adalah 58 tahun bagi pejabat administrasi, 60 tahun untuk pejabat pimpinan tinggi dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan bagi pejabat fungsional. Berdasarkan hasil pemeriksaan masih ditemukan permasalahan sebagai berikut.


Pertama, Masih terdapat sisa kas di bendahara gaji sebesar Rp1.719.877.424,00


Berdasarkan hasil pemeriksaan atas rekening koran pada 20 OPD di Pemerintahan Kabupaten Tolikara diketahui terdapat sisa kas di bendahara gaji per 31 Desember 2019 sebesar Rp1.719.877.424,00. Hasil wawancara dengan bendahara gaji 13 OPD didapatkan informasi bahwa sisa pada rekening gaji tersebut merupakan gaji pegawai yang tidak dibayarkan akibat pensiun maupun meninggal namun tidak dapat diketahui rincian per nama maupun nilai.


BACA JUGA: Berapa Sih Gaji Calon Tunggal Kapolri Listyo Sigit, Yuk Intip!


Nilai tersebut merupakan akumulasi dari tahun-tahun sebelumnya. Atas sisa sebesar Rp1.719.877.424,00 tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak dapat melakukan koreksi penyesuaian dikarenakan tidak didapatkan rincian maupun penjelasan yang memadai atas sisa kas tersebut. Sampai dengan pemeriksaan berakhir saldo tersebut masih berada pada rekening koran 20 OPD dan belum dikembalikan ke kas daerah.


Kedua, Pembayaran gaji dan tunjangan pegawai yang pensiun dan meninggal masing-masing sebesar Rp5.700.432.400,00 dan Rp2.297.475.200,00


Berdasarkan hasil penelusuran lebih lanjut terhadap dokumen pertanggungjawaban dan data ASN Kabupaten Tolikara diketahui terdapat pembayaran gaji dan tunjangan TA 2019 untuk ASN yang telah pensiun maupun yang telah meninggal dunia masingmasing sebesar Rp5.700.432.400,00 dan Rp2.297.475.200,00 dengan rincian pada Lampiran 1.2 dan Lampiran 1.3. Berdasarkan hasil wawancara dengan bendahara gaji dari 13 OPD diketahui bahwa pembayaran gaji pegawai TA 2019 sudah dilakukan melalui sistem pembayaran transfer dari RKUD ke rekening gaji OPD kemudian ditransfer kepada rekening pegawai. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Subbidang Belanja Pegawai BPKAD diketahui bahwa Subbidang Belanja Pegawai belum melakukan rekonsiliasi data pegawai dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Gaji pegawai yang telah pensiun maupun yang meninggal tetap dibayarkan oleh Subbidang Belanja Pegawai karena belum ada SK pensiun ataupun SK pensiun karena meninggal yang diberikan oleh BKPSDM sebagai dasar menghentikan pembayaran gaji pegawai tersebut. Menurut keterangan Kepala Subbidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM, mereka tidak memiliki data pegawai pensiun maupun meninggal yang sudah diterbitkan SK.

Halaman:

Editor: Tim Berita

Tags

Terkini

X