• Kamis, 9 Desember 2021

Dugaan Kerugian Ratusan Juta, BPR Gerbang Serasan Masih Bungkam

- Selasa, 26 November 2019 | 19:14 WIB
gerbang-serasan (1)
gerbang-serasan (1)


Palembang, Klikanggaran.com

 

Pemerintah Kabupaten Muara Enim telah melakukan investasi permanen terhadap beberapa Perusahaan Daerah (Perusda) yang ada di Kabupaten Muara Enim. Adapun total investasi permanen, per 31 Desember 2018, yakni mencapai Rp335.238.958.881,09 dan per 31 Desember 2017 Rp349.966.974.906,05.

 

Investasi sebesar ratusan miliar tersebut, salah satunya diberikan kepada

Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Gerbang Serasan. PD BPR Gerbang Serasan adalah Badan Usaha Milik Daerah yang didirikan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Muara Enim Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pendirian Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat.

 


 

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2013 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Muara Enim pada Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Kabupaten Muara Enim. Penyertaan modal Tahun 2013, yakni sebesar Rp5.000.000.000,00. Hal tersebut dilakukan untuk proses pendirian izin prinsip kepada Bank Indonesia dan modal dasar PD BPR.

 

Dana tersebut masih disimpan dalam bentuk deposito sebesar Rp2.000.000.000,00 sebagai 

modal disetor untuk proses pendirian, izin prinsip dan deposito sebesar 

Rp3.000.000.000,00 sebagai modal kerja.

 

Penambahan penyertaan modal pada PD BPR Gerbang Serasan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2013 sebesar Rp5.000.000.000,00 direalisasikan pada Tahun 2016, dimana PD BPR Gerbang Serasan Kabupaten Muara Enim memulai operasionalnya pada Bulan November 2016. Sehingga jumlah penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Muara Enim kepada PD BPR Gerbang Serasan per 31 Desember 2016 sebesar Rp10.000.000.000,00.

 

Pada Tahun 2018, nilai penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Muara 

Enim pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Gerbang Serasan sebesar Rp10.000.000.000,00 atau 100% dari total penyertaan modal pada PD

Bank Perkreditan Rakyat Gerbang Serasan yaitu sebesar Rp10.000.000.000,00.

 


 

Informasi yang didapat klikanggaran.com, diketahui pada tahun 2018 PT Bank Perkreditan Rakyat Gerbang Serasan berindikasi mengalami kerugian sebesar Rp412.930.772,35 (unaudited), dengan nilai proporsi kerugian yang didapatkan Pemerintah Kabupaten Muara Enim atas penyertaan modal pada PT Bank Perkreditan Gerbang Serasan adalah sebesar Rp402.859.290,10 atau 97,56% dari nilai kerugian.

 

Sementara, nilai ekuitas dalam laporan keuangan PD Bank Perkreditan Rakyat 

Gerbang Serasan per 31 Desember 2018 sebesar Rp8.662.100.739,65. Sehingga nilai penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Muara Enim pada PT Bank Perkreditan Rakyat Gerbang Serasan per 31 Desember 2018 adalah sebesar Rp8.872.564.011,90.

 

Dirut Bank BPR Gerbang Serasan, Sapril saat diberitahukan hal ini hingga (26/11/19) belum memberikan tanggapannya. Dirinya meminta klikanggaran.com untuk langsung datang ke Kantor BPR agar bisa dijelaskan dengan data dan fakta.

 

Sementara itu, Sekda Kabupaten Muara Enim, Ir Hasanudin saat diberitahukan juga perihal dugaan kerugian tersebut enggan berkomentar. Dirinya menyarankan agar media ini langsung menanyakan kepada manajemen BPR.

 

"Saran saya, tanya saja kepada manajemen BPR secara langsung, biar tidak salah jawab. terimakasih, wassalam," ujar Sekda, Selasa (26/11/19)

 


 


Editor: Tim Berita

Tags

Terkini

X