• Minggu, 28 November 2021

Ada Apa dengan Vaksin Moderna, Kok, Jepang Menyetopnya?

- Senin, 30 Agustus 2021 | 07:29 WIB
Seorang warga sedang divaksinasi dalam sebuah kegiatan vaksinasi di Indonesia (Relawan Siaga/@ricofrantino)
Seorang warga sedang divaksinasi dalam sebuah kegiatan vaksinasi di Indonesia (Relawan Siaga/@ricofrantino)

KLIKANGGARAN-- Vaksin Moderna dihentikan penggunaannya di Jepang. Penghentian tersebut terkait ditemukannya bahan yang tidak diketahui dalam botol obat.

Prefektur Okinawa telah menghentikan vaksinasi Moderna setelah bahan yang tidak diketahui ditemukan dalam botol obat. Langkah ini dilakukan setelah Jepang menarik 1,6 juta dosis Moderna dari batch yang berbeda karena masalah kontaminasi, demikian lansir RT.com, pada Minggu (29-8-2021).

Zat hitam ditemukan di jarum suntik dan botol, sementara zat merah muda tak dikenal terlihat di jarum suntik berbeda dengan dosis vaksin Moderna, menurut penyiar publik Jepang, NHK.

Baca Juga: Serangan Udara AS Hantam Kendaraan Pembom Bunuh Diri yang Menimbulkan 'Ancaman Dekat' ke Bandara Kabul

Pemerintah Okinawa mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu bahwa mereka menangguhkan penggunaan vaksin Moderna setelah "zat asing terlihat di beberapa di antaranya."

Takeda Pharmaceutical, distributor domestik Jepang dari suntikan Moderna, diharapkan untuk menyelidiki apakah dugaan kontaminasi terjadi selama produksi dan akan berkonsultasi dengan kementerian kesehatan mengenai masalah tersebut, NHK melaporkan.

Penemuan ini muncul hanya tiga hari setelah Jepang menangguhkan penggunaan lebih dari 1,6 juta dosis Moderna yang telah didistribusikan ke 863 pusat vaksinasi di seluruh negeri. Dosis sementara ditarik dari peredaran sebagai tindakan pencegahan setelah bahan asing ditemukan di beberapa botol. Beberapa dosis dilaporkan terkontaminasi dengan partikel logam. Dosis terkontaminasi yang baru ditemukan di Okinawa berasal dari banyak vaksin yang berbeda.

Sementara masalah ini masih diselidiki, Kementerian Kesehatan Jepang mengungkapkan pada hari Sabtu bahwa dua orang yang telah menerima dosis Moderna kedua mereka dari lot vaksin yang ditarik awal pekan ini telah meninggal. Kementerian mengatakan sedang menyelidiki apa yang membunuh kedua korban, keduanya pria berusia 30-an, dan saat ini tidak diketahui apakah vaksin berperan.

Baca Juga: Messi Debut, PSG Menang

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polandia Mengancam Tutup Perbatasan dengan Belarusia

Senin, 22 November 2021 | 09:21 WIB
X