• Kamis, 9 Desember 2021

Kerusakan Jalan Poros Ketapat Bening Mendapat Respon Serius Kejati Sumsel

- Kamis, 27 Mei 2021 | 22:40 WIB
Hendriyanto
Hendriyanto


Palembang,Klikanggaran.com - Kerusakan jalan Poros di Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), mendapat respon serius dari pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel).


"Kita sudah mengetahui dari beberapa hari yang lalu, saat ini keterangan dari Aspidsus, nanti pihak Kejari Lubuklinggau yang akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu, sebab untuk keseimbangan tugas," ujar Hendriyanto, SH, Penyidik Pidsus Kejati Sumsel, saat dikonfirmasi, Kamis (27-5). 


MAKI Laporkan Gagal Konstruksi Jalan Desa Ketapat Bening ke Kejati Sumsel


"Untuk pemerataan dalam kerja, kasus ini kita tugaskan kepada Pidsus di Kejari Lubuklinggau untuk menangani laporan yang masuk ke kita, tetapi tetap kita pantau, jika tidak selesai maka kita yang akan turun," sambungnya.


Sementara itu, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Perwakilan Sumsel, Boni Belitong, menuturkan akan turut serta memantau perkembangan penyelidikan kerusakan jalan poros Ketapat Bening yang diduga berpotensi korupsi.


"Hal ini akan kita kawal sampai tuntas, sebab saya mengamati kerusakan jalan tersebut berpotensi korupsi, selain itu kita juga mempertanyakan bagaimana dana Bangub bisa menjadi SPH (Surat Pengakuan Hutang)," jelas Boni.


Lanjut dikatakan Boni, "mengenai masalah  ini, Gubernur Sumsel harus tahu, karena sebelumnya ini merupakan partisipasi beliau kepada Kabupaten Muratara karena dalam dukungannya pada Pilkada kemarin," ungkap Boni Belitong. 


MAKI Sumsel: Pengerjaan Jalan Poros Ketapat Bening Gagal Konstruksi


Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

X