• Minggu, 26 Juni 2022

Sepak Terjang BPK di Kabupaten PALI Mendapat Kritikan Pegiat Antikorupsi

- Selasa, 21 Juni 2022 | 08:26 WIB
Dok.istimewa
Dok.istimewa

 

KLIKANGGARAN-- Sepak terjang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau BPKP Sumsel di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai mendapatkan sorotan atau kritikan dari pegiat antikorupsi di Sumatera Selatan.

Adalah Syerin Apriandi salah satu pegiat antikorupsi Yang menyoroti kinerja BPK/BPKP dalam mengaudit keuangan di Kabupaten PALI.

Menurut Syerin, Kritikan atau sorotan yang dialamatkan ke BPK/BPKP Sumsel tersebut bukan tanpa alasan, lantaran dia mempertanyakan hasil audit sejumlah proyek utamanya proyek-proyek yang menelan anggaran besar di Kabupaten PALI.

"Seperti halnya proyek yang dikerjakan oleh PT Caro Kito di tahun anggaran 2019. Kalau saya lihat hasil dari pemeriksaan BPK di Kabupaten PALI tahun anggaran 2019. Paket-paket proyek tersebut tidak ada temuan. Ini apa memang tidak ada temuan atau proyek-proyek tersebut luput dari pemeriksaan Tim BPK?," Tanya Syerin Binggung seperti dalam keterangannya pada Transformasinews.com, Jum'at, 17 Juni 2022.

Lanjut Syerin, perusahaan yang beralamat di Jalan St.Mansyur Lr. Pulau II Salam No 759 Kelurahan 32 Ilir Kota Palembang itu mendapatkan pekerjaan puluhan miliar di Kabupaten PALI pada tahun anggaran 2019.

"Setidaknya di tahun 2019 PT Caro Kito mendapatkan 3 paket proyek lelang dengan pagu anggaran lebih dari Rp75 Miliar," ujarnya.

Paket-paket yang dikerjakan PT Caro Kito tersebut, seperti Revitalisasi Danau Kabupaten PALI Il (26,6 Miliar), Revitalisasi Danau Tanjung Kurung (39,4 Miliar), dan Pembangunan Kantor DPRD Kabupaten PALI (Rp9,7 Miliar).

"Menurut saya hal ini menimbulkan kecurigaan. Apalagi itu adalah paket lelang. Dan pelaksanaannya di lapangan tentu perlu dilakukan audit," katanya.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Minyak Mentah Rusia Lebih Banyak Diimpor Uni Eropa

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:40 WIB
X