Catat, Ukraina Membantah Serang Depot Minyak Rusia!

- Sabtu, 2 April 2022 | 09:22 WIB
Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi kebakaran di depot minyak di Belgorod, Rusia pada 1 April 2022. (Russian Emergency Ministry Press Service)
Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi kebakaran di depot minyak di Belgorod, Rusia pada 1 April 2022. (Russian Emergency Ministry Press Service)

KLIKANGGARAN--Kiev membantah terlibat dalam serangan semalam di depot minyak yang terletak di pinggiran kota Belgorod, Rusia selatan. Tuduhan apa pun yang dilakukan oleh militer negara itu tidak benar, kata Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Alexey Danilov pada Jumat malam, dikutip RT.com.

“Untuk beberapa alasan mereka mengatakan bahwa kami melakukannya. Faktanya, ini tidak benar sama sekali. Kami tidak mengomentari ini, ”kata pejabat Ukraina itu.

Sesaat sebelum pernyataan Danilov, Kementerian Pertahanan Rusia menyalahkan militer Ukraina atas insiden tersebut. Depot minyak adalah fasilitas sipil yang ketat dan tidak berafiliasi dengan militer negara itu dengan cara apa pun, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Mayor Jenderal Igor Konashenkov dalam jumpa pers.

“Dua helikopter Mi-24 Ukraina memasuki wilayah udara Rusia, terbang pada ketinggian yang sangat rendah. Helikopter Ukraina meluncurkan serangan rudal ke depot minyak sipil yang terletak di pinggiran Belgorod. Akibat serangan rudal, beberapa tank rusak dan terbakar,” kata Konashenkov.

Baca Juga: AS Mengonfirmasi Akan Memberikan Perlindungan Senjata Kimia ke Ukraina

Depot minyak diserang pada Jumat pagi, dengan rekaman yang tersedia menunjukkan dua helikopter Mi-24 melempari fasilitas itu dengan beberapa roket terarah.

Serangan itu memicu kebakaran besar di depot, yang telah dilawan oleh petugas pemadam kebakaran sepanjang hari.

Dalam insiden terpisah, kabel listrik dan rumah penduduk rusak di wilayah Belgorod di kemudian hari setelah beberapa proyektil tak dikenal mendarat di wilayah Rusia. Tak satu pun dari insiden tersebut mengakibatkan korban.

Moskow menyerang tetangganya pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk yang ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Rusia atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X