• Kamis, 8 Desember 2022

Polemik Pernyataan Menag Yaqut, LBH GP Ansor Melaporkan Balik Roy Suryo ke Polisi. Apa yang Dituduhkan?

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 06:02 WIB
 Kepala Kepala Divisi Advokasi Litigasi dan Non Litigasi Lembaga Bantuan Hukum Pimpinan Pusat GP Ansor Dendy Zuhairil Finsa  (nu.or.id)
Kepala Kepala Divisi Advokasi Litigasi dan Non Litigasi Lembaga Bantuan Hukum Pimpinan Pusat GP Ansor Dendy Zuhairil Finsa (nu.or.id)

KLIKANGGARAN – Polemik pernyataan Menteri Agama tentang analogi pengeras suara di masjid dan musala dengan suara gonggongan anjing tampaknyaa akan terus bergulir.

Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) pada Jumat (25/2/2022) melaporkan Roy Suryo ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik terhadap Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas.

Laporan GP Ansor itu teregister dengan nomor LP/B/1012/II/2022/SPKT/Polda Metro Jaya, tanggal 25 Februari 2022.

Adapun pasal yang dituduhkan dalam laporan tersebut yakni Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 45 Ayat 2 dan atau Pasal 12 Ayat 1 Juncto Pasal 48 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 Ayat 1 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca Juga: Kabar Baru Kasus Dugaan Penipuan Jamal Mirdad, Kasus akan Ditangani Polres Depok

Seperti dilaporkan antaranews.com, laporan GP Ansor terhadap Roy Suryo tersebut sebagai reaksi atas tindakan Roy Suryo yang melaporkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan melakukan penistaan agama.

Kepala Kepala Divisi Advokasi Litigasi dan Non Litigasi Lembaga Bantuan Hukum Pimpinan Pusat GP Ansor Dendy Zuhairil Finsa yang melaporkan Roy Suryo ke Polda Metro Jaya menyatakan, pelaporan didasarkan pada unggahan Roy Suryo di akun Twitter-nya yang berisi potongan video dari pernyataan Menag Yaqut

"Soal konten video yang di dalam Twit dia itu yang memotong video aslinya dari media televisi yang dia potong hanya sepenggal saja, itu kan dugaan kuat membuat orang saling ribut, saling bermusuhan antar individu dan kelompok," jelas Dendy Zuhairil Finsa seperti dikutip dari antaranews.com

Baca Juga: Pemkab PALI Bayarkan Transport Guru, Nilainya Wow Banget, Kendala Ratusan Rekening Mati

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X