• Jumat, 9 Desember 2022

Edy Mulyadi Ajukan Penangguhan Penahanan, Bagaimana Respon Penyidik Bareskrim Polri, Apakah Dikabulkan?

- Rabu, 2 Februari 2022 | 20:46 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (humas.polri.go.id)
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (humas.polri.go.id)

KLIKANGGARANPenyidik Bareskrim Polri menahan Edi Mulyadi setelah ditetapkan menjadi tersangka terkait ujaran kebencian menyebut Kalimantan sebagai tempat jin buang anak. 

Mantan caleg dari PKS itu ditahan di Rutan Bareskrim Polri selama 20 hari ke depan. Menyikapi penahanan kilennya, pengacara Edi Mulyadi kemudian mengajukan penangguhan penahanan kepada penyidik Polri.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri Rabu (2/2/2022) menyatakan, mempersilakan pengacara Edi Mulyadi mengajukan penangguhan penahanan, karena itu hak dari tersangka.

“Penangguhan penahanan, kemudian praperadilan itu hak konstitusional seorang tersangka. Silakan digunakan,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, dikutip Klikanggaran.com dari Humas Polri pada Rabu, 2 Februari 2022.

Baca Juga: Tagih Janji Presiden dan Menteri ATR/BPN RI, Masyarakat SAD Jambi Akan Melakukan Aksi Jalan Kaki ke Jakarta

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan, penetapan status tersangka terhadap Edy Mulyadi juga telah sesuai prosedur. 

Namun demikian, jika merasa tidak puas dan keberatan dengan penetapan tersangka tersebu,  Edy Mulyadi dapat mengajukan praperadilan.

“Kalau ada keberatan menyangkut penegakan hukum polisi, ada lembaga yang mengoreksi itu adalah bidang praperadilan, semua mekanisme yang dilalui sudah sesuai prosedur KUHP,” ungkapnya.

Baca Juga: DAHSYAT! Bikin Jiwa Miskin Berteriak, Kalung yang Dikenakan Nagita Slavina Ditaksir Seharga Mobil!

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Humas Polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X