• Kamis, 29 September 2022

Apa Kata Kemenag tentang Munculnya Tren Percaya Boneka Arwah atau Spirit Doll, Isinya Mengagetkan

- Kamis, 6 Januari 2022 | 16:02 WIB
Sekretaris Ditjen Bimas Islam Fuad Nasar (kemenag.go.id)
Sekretaris Ditjen Bimas Islam Fuad Nasar (kemenag.go.id)

KLIKANGGARAN – Boneka arwah atau spirit doll kini menjadi perbincangan di masyarakat dan bahkan menjadi tren yang diikuti banyak orang.

Tidak sedikit orang biasa sampai public figure mengadopsi boneka arwah atau spirit doll. Spirit doll yang banyak dimiliki para publik figur ini kebanyakan berwujud menyerupai bayi, yang kemudian mereka rawat layaknya seorang anak.

Kementerian Agama melalui Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar seperti dikutip dari laman kemenag.go.id, Kamis (6/1/2022) menyatakan, munculnnya tren boneka arwah atau spirit doll itu bertentangan dengan nilai tauhid dan menurunkan nilai kemanusiaan.

Baca Juga: Ahok Dilaporkan ke KPK dalam Tujuh Kasus Dugaan Korupsi, Begini Penjelasannya

“Mempercayai adanya unsur kekuatan gaib pada benda bikinan manusia atau benda alam berarti menurunkan nilai kemuliaan manusia, karena bertentangan dengan nilai tauhid sebagai asas keimanan kepada Allah Yang Maha Esa,” kata Fuad Nasar.

Selain itu, Fuad menilai, dalam tinjauan moderasi beragama, segala sesuatu yang merendahkan harkat, derajat, dan martabat kemanusian sebagai makhluk yang berakal harus dicegah.

“Manusia diciptakan sebagai makhluk paling tinggi dan paling mulia di antara seluruh ciptaan-Nya,” tegasnya.

Baca Juga: Giring Inspeksi Lokasi Formula E Ancol, Menemukan Kambing dan Kejeblos Lumpur

Menurut Fuad, moderasi beragama sendiri mengandung makna cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X