Bujuk Korban dengan Membelikan Mainan, Belasan Anak di Padang Diduga Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru Ngaji

- Senin, 22 November 2021 | 06:53 WIB
Oknum guru ngaji beinisial EM ditangkap anggota PPA dan Satreskrim Polresta Padang karena diduga mencabuli belasan anak  di bawah umur (tvradio.polri.go.id)
Oknum guru ngaji beinisial EM ditangkap anggota PPA dan Satreskrim Polresta Padang karena diduga mencabuli belasan anak di bawah umur (tvradio.polri.go.id)

KLIKANGGARAN- Belasan anak di Padang Sumatera Barat diduga menjadi korban pencabulan dengan disodomi oleh terduga pelaku yaitu oknum guru ngaji. Para korban yang berumur antara 9-14 tahun itu umumnya adalah anak-anak di sekitar tempat tinggal terduga pelaku.

Dikutip dari Polri TV melalui tvradio.polri.go.id pada Minggu 21 November 2021, oknum guru ngaji yang diduga mensodomi belasan anak itu berinisial EM. Terduga pelaku tinggal di daerah Parang Karahkan, Padang Timur, Sumatera Barat.

Terduga pelaku sudah ditangkap oleh jajaran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) bersama tim Klewang Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang, Jumat malam lalu 19 November 2021. Sampai minggu malam, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Padang.

Baca Juga: Alhamdulillah, Buka Kran Medali di Porprov XIII OKU Raya, PALI Raih Dua Perak dari Cabor Catur

Kasus pencabulan terhadap belasan anak-anak ini terbongkar setelah orang tua salah satu korban melaporkan kepada polisi tentang tindakan yang dilakukan terduga  pelaku kepada anaknya.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap EM di rumahnya.

"Pelaku ditangkap setelah adanya laporan dari orang tua korban. Pelaku kini tengah menjalani proses pemeriksaan," ujar Kasatreskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda seperti dikutip dari siaran Polri TV pada Minggu 21 November 2021.

Baca Juga: Hasil Indonesia Masters 2021, Jepang Dominan Raih 3 Gelar Juara, Indonesia Tanpa Gelar Juara.

Dari hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku terungkap, pencabulan kepada para korban  dilakukan terduga pelaku di rumah ibadah miliknya.

Modusnya pelaku membujuk para korban dengan membelikan mainan, meminjamkan HP dan mengajak korbannya jalan-jalan.

"Modusnya, pelaku membujuk korban dengan membelikan makanan, meminjamkan telepon pintarnya, hingga mengajak korban jalan-jalan," tambah Kompol Rico.

Baca Juga: Tiga Murid SD di Tarakan Ini Tidak Naik Kelas sebab Agama yang Dianutnya?

Sampai saat ini beru tiga korban yang sudah melapor ke Polresta Padang Sumatera Barat. Polisi menduga ada belasan anak yang menjadi korban tindakan bejat terduga pelaku.

Jika pembaca merasakan manfaat dari artikel ini, silakan dibagikan kepada yang lain, agar mereka juga ikut merasakan manfaatnya. Terima kasih.**

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Polri TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X