• Sabtu, 27 November 2021

Putin versus Erdogan: 'Debat' Penghapusan Hak Veto Anggota Tetap DK PBB

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:23 WIB
Putin dan Erdogan dalam sebuah pertemuan (IG/vladimir.putin_offical)
Putin dan Erdogan dalam sebuah pertemuan (IG/vladimir.putin_offical)

KLIKANGGARAN-- Vladimir Putin telah mendorong kembali proposal Erdogan untuk menghapus hak veto anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Putin mengatakan penghapusan hak veto akan mengubah PBB menjadi 'Liga Bangsa-Bangsa' yang lain, sebuah badan yang didirikan sebelum Perang Dunia II, LBB telah gagal dalam tugasnya mencegah pecahnya perang. Setelah Perang Dunia II, pada 18 April 1945, LBB resmi dibubarkan dan digantikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Jika kita menghapus hak veto anggota tetap, PBB akan mati pada hari yang sama, (PBB) itu akan berubah menjadi Liga Bangsa-Bangsa. Itu hanya akan menjadi platform diskusi, Klub Valdai 2.0,” kata Putin pada pertemuan tahunan Klub Diskusi Valdai di Sochi, Rusia, Kamis (21/10/2021).

Pernyataan Putin itu datang sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dibuat di Angola pada hari Senin. Pada tur ke Afrika, pemimpin Turki berpendapat bahwa “dunia lebih besar dari lima”, mengacu pada jumlah anggota tetap DK PBB yang memegang hak veto.

Baca Juga: Dugaan Pelanggaran Etik, Wakil Ketua KPK Pintauli Kembali Dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK

“Nasib umat manusia tidak boleh diserahkan kepada belas kasihan segelintir negara yang memenangkan Perang Dunia II,” kata Erdogan kepada anggota parlemen di Luanda. Pernyataan-pernyataan Erdogan inilah yang direspons Putin, Presiden Rusia, dikutip dari RT.com dengan artikel berjudul "Putin rejects Security Council veto reform, says UN would ‘die same day,’ turn into ‘debate club’".

Hanya tiga minggu sebelumnya, Putin dan Erdogan tersenyum lebar di Sochi, saat mereka bertemu untuk membahas perdagangan dan keamanan.

Pemimpin Turki menyebut pertemuan itu “berbuah” sementara presiden Rusia mengatakan bahwa Ankara dan Moskow “bekerja sama dengan cukup sukses di panggung internasional.”

Namun, kedua presiden mengakhiri pertemuan mereka tanpa konferensi pers bersama.

Baca Juga: Presiden Turki, Erdogan, Mempertimbangkan Usir 10 Duta Besar Barat sebab Serukan Pembebasan Tokoh Oposisi

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polandia Mengancam Tutup Perbatasan dengan Belarusia

Senin, 22 November 2021 | 09:21 WIB
X