• Selasa, 25 Januari 2022

WHO Menyetujui Vaksin Malaria Pertama setelah 30 Tahun dalam Proses Pengembangan, Alhamdulillah

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 16:44 WIB
Malaria masih menyebabkan banyak kematian, tetapi vaksinnya harus menunggu lama disetujui WHO (dok. Zerohedge)
Malaria masih menyebabkan banyak kematian, tetapi vaksinnya harus menunggu lama disetujui WHO (dok. Zerohedge)


Klikanggaran.com-- Lebih dari tiga dekade setelah para ilmuwan di GlaxoSmithKline mulai mengembangkannya, vaksin malaria akhirnya disetujui pada Rabu oleh WHO.

Vaksin malaria ini dapat membantu menyelamatkan nyawa 400.000 orang yang masih meninggal karena malaria setiap tahun (lebih dari 50% adalah anak-anak di bawah 5 tahun), sebagian besar di sub-Sahara Afrika.

Vaksin malaria diformulasikan untuk menginokulasi anak-anak dan juga orang dewasa.

Diktuip zerohedge, menurut WSJ, pengesahan WHO merupakan langkah penting untuk memungkinkan produksi dan peluncuran vaksinasi, yang sayangnya bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk digunakan secara luas di seluruh benua Afrika.

Baca Juga: Kabar Gembira, Pasangan Nikah Siri Sekarang Bisa Membuat KK. Tapi Ada Syaratnya Lho…

Suntikan malaria akan diberikan dalam empat dosis. Ini telah digunakan untuk menginokulasi lebih dari 800 ribu anak di Ghana, Kenya dan Malawi sebagai bagian dari program percontohan yang sudah berjalan lama.

Dalam siaran pers yang mengumumkan persetujuannya, WHO mengatakan suntikan itu menawarkan "secercah harapan" bagi anak-anak paling rentan di Benua itu dan lainnya.

"Rekomendasi hari ini menawarkan secercah harapan bagi benua yang menanggung beban terberat penyakit ini dan kami berharap lebih banyak anak Afrika dilindungi dari malaria dan tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat," kata Direktur Regional WHO untuk Afrika Matshidiso Moeti dalam rilisnya.

Baca Juga: Program Gerbang Serasan Masih Bebankan APBD Muara Enim, Siapa Bertanggung Jawab?

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: zerohedge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ups, PM Selandia Batal Nikah karena Omicron

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:18 WIB

Gelombang Tsunami dari Tonga Tiba di California

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:52 WIB

Omicron: Belanda Lockdown Mulai Minggu Pagi Ini

Minggu, 19 Desember 2021 | 07:28 WIB
X