• Senin, 18 Oktober 2021

Batubara Emas Hitam jadi Dilema di Masyarakat, Konglomerat Kapan Mikir Buat Jalan Khusus

- Selasa, 14 September 2021 | 21:01 WIB
Truk angkutan batubara (klikanggaran/annuza)
Truk angkutan batubara (klikanggaran/annuza)

Lebih jauh Irwansyah Jambie mengupas, pengangkutan batubara harusnya menggunakan jalan khusus " mari kita lihat Undang-undang nya", tulisnya.

Truk angkutan batubara (Klikanggaran/Anuza)

Dalam kolam komentarnya Irwansyah Jambie memaparkan berdasarkan UU Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Jalan. Pasal 1 angka 5 disebutkan bahwa Jalan umum adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalulintas umum, dan pasal 1 angka 6 disebutkan jalan khusus adalah jalan yang dibangun oleh instansi, badan usaha, perorangan, atau kelompok masyarakat untuk kepentingan sendiri.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Anak Tiri di Kabupaten PALI Nyaris Ricuh

Berdasarkan ketentuan pasal 1 angka 5 dan 6 UU Nomor 38 Tahun 2014 tersebut sangat jelas, jalan umum diperuntukkan untuk Lalulintas umum dan bukan untuk kepentingan Badan Usaha, untuk kepentingan sendiri, tulis Irwansyah Jambie.

Seharusnya pengangkutan batubara ini tidak menggunakan jalan umum tetapi harus menggunakan jalan khusus, karena kegiatan tersebut jelas untuk kepentingan usahanya sendiri. Terlebih lagi aktivitas pengangkutan batubara tersebut menggunakan armada truk yang banyak dengan aktivitas yang intens dalam jangka waktu cukup lama, sehingga akan menggangu lalulintas umum dan dapat merusak badan jalan/ruang manfaat jalan.

Disebutkan juga, Perusahaan tambang sebelum melakukan kegiatan operasi produksi seharusnya sudah menyiapkan fasilitas jalan khusus untuk kegiatan pengangkutan batubara ini, karena hal tersebut merupakan salah satu kesiapan teknis yang harus dipenuhi oleh Perusahaan tambang ketika akan mengajukan izin operasi produksi dalam Peraturan Menteri PU nomor 11/PRT/M/2011 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Jalan Khusus.

Baca Juga: Gandeng Gojek, Kominfo Agendakan Edukasi dan Pelatihan untuk UMKM

Jadi nengok Peraturan diatas, mari samo-samo kito pahami, kalau sudah puluhan tahun dak jugo ado jalan khusus yang dibuat berarti jadi tando tanyo Kito gegalo, khususnya kami masyarakat Jambi.

Ado apo?, Sebut Irwansyah Jambie diakhir komentarnya.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X