• Senin, 5 Desember 2022

Percepat Vaksinasi, Pemda Didorong Lakukan Terobosan Vaksinasi Bagi Masyarakat Rentan

- Sabtu, 11 September 2021 | 16:58 WIB
Wamenkes  Dante Saksono Harbuwono saat memberikan keterangan pers menyambut kedatangan vaksin COVID 19 (Sabtu 11/09/2021)-19  (Setkab.go.id)
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono saat memberikan keterangan pers menyambut kedatangan vaksin COVID 19 (Sabtu 11/09/2021)-19 (Setkab.go.id)

KLIKANGGARAN.COM (Jakarta)-Pemerintah didorong untuk melakukan terobosan dalam pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat rentan untuk percepatan vaksinasi agar target 208 juta penduduk tervaksin segara tercapai. Tujuannya untuk segera mencapai kekebalan komunal atau herd immunity

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono saat memberikan keterangan pers menyambut kedatangan vaksin COVID-19 tahap ke-56 dan 57, Sabtu (11/09/2021).

“Kami juga mengimbau pemerintah daerah untuk mencari terobosan-terobosan baru agar mendorong percepatan vaksinasi bagi kelompok masyarakat usia lanjut dan masyarakat dengan penyakit penyerta atau masyarakat rentan,” ujar Dante.

Wamenkes menjelaskan, jumlah penduduk lansia yang sudah divaksinasi masih jauh tertinggal dari kelompok masyarakat lain.

Dante juga meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar siapapun tidak tertinggal dalam program vaksinasi nasional.

Baca Juga: US Open 2021: Singkirkan Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo, Djokovic Akan Bertemu Medvedev di Final

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan meskipun jumlah kasus aktif dan angka kematian akibat COVID-19 menurun.

Pemerintah terus mengintensifkan program vaksinasi nasional dengan target 208 juta penduduk untuk segera mencapai kekebalan komunal atau herd immunity. Terkait hal tersebut, pemerintah juga meminta daerah untuk melakukan terobosan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi bagi masyarakat rentan, khususnya kelompok lanjut usia (lansia).

“Jangan sampai lonjakan kasus kembali terjadi. Negara-negara tetangga kita seperti Malaysia dan India bahkan Singapura saat ini kembali mengalami lonjakan kasus karena pelanggaran protokol kesehatan,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X