• Kamis, 26 Mei 2022

Pematang Umo Tinggal: Selain Lahan Pertanian juga Sebagai Kawasan Agrowisata Masyarakat Batanghari

- Jumat, 10 September 2021 | 17:03 WIB
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Batanghari, Mara Mulya Pane, SP di dampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Batanghari, Amir Hamzah (Klikanggaran/Anuza)
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Batanghari, Mara Mulya Pane, SP di dampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Batanghari, Amir Hamzah (Klikanggaran/Anuza)

Batanghari, Klikanggaran.com - Pemerintah Kabupaten Batanghari dibawah kepemimpinan Bupati Batanghari Muhamad Fadhil Arief (MFA) dan Wakil Bupati H. Bakhtiar, berharap hasil pertanian dapat meningkatkan ekonomi petani di Kabupaten Batanghari

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Batanghari, Mara Mulya Pane, SP di dampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Batanghari, Amir Hamzah Jum’at (10-09-2021) pukul 10.00 wib di lahan pertanian Pematang Umo Tinggal, depan Rumah Dinas Bupati Batanghari, Muara Bulian, Kabupaten Batanghari

Kepala Dinas TPH Batanghari, Pane, mengatakan dari hasil pertanian ini, diharapkan dapat menambah pendapatan petani, lahan pertanian di Pematang Umo Tinggal ini, sebagian merupakan lahan Pemerintah Daerah Kabupaten Batanghari, selain itu petani yang menggarap lahan ini dapat menam padi dua kali dalam setahun. Namun kondisi lahan yang belum mengizinkan karena sering lahannya tergenang air akibat curah hujan, maka baru dapat dilakukan penanamannya sekali dalam setahun.

Baca Juga: Pfizer, AstraZeneca, Sputnik V Lebih Efektif Melawan Covid-19 daripada Sinopharm

"Kondisi ini telah kita koordinasikan dengan dengan Bidang Sumber Daya Alam (SDA) guna mengatur sumber airnya," kata Pane.

Dijelaskan juga, selain sebagai lahan pertanian Pematang Umo Tinggal ini, Bupati Batanghari MFA berharap Pematang Umo Tinggal ini dapat dijadikan Agrowisata sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) bagi masyarakat Batanghari.

"Yang menjadi kendala dalam pengolahan lahan persawahan ini, dikarenakan penggunaan airnya masih sistem tadah hujan dan belum memiliki irigasi teknis," tambahnya.

Pemda Batanghari, dalam menghadapi musim kemarau telah mengantisipasi dengan membuat satu sumur bor yang bisa mengaliri kurang lebih lima hektar lahan persawahan, pungkas Pane.

Baca Juga: Pemkab OKI Gratiskan Rapid Antigen untuk Peserta Seleksi P3K Guru 2021

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X