• Sabtu, 25 Juni 2022

Pfizer, AstraZeneca, Sputnik V Lebih Efektif Melawan Covid-19 daripada Sinopharm

- Jumat, 10 September 2021 | 16:50 WIB
Warga sedang divaksinasi dalam sebuah kegiatan yang diselenggarakan organisasi relawan (Klikanggaran/RicoF)
Warga sedang divaksinasi dalam sebuah kegiatan yang diselenggarakan organisasi relawan (Klikanggaran/RicoF)

Klikanggaran-- Hasil studi resmi Bahrain terhadap empat jenis vaksin COVID-19 mengungkapkan bahwa vaksin Pfizer, Sputnik V, dan AstraZeneca beberapa kali lebih baik dalam menghadapi virus daripada vaksin Sinopharm China.

Menurut penelitian, yang mencakup data lebih dari satu juta orang, vaksin Sinopharm yang dikembangkan China kurang cocok untuk mereka yang berusia di atas 50 tahun.

Akan tetapi, secara umum, Sinopharm mengurangi angka kematian hingga seperempat dibandingkan dengan mereka yang tidak menerima dosis vaksin apa pun.

Artinya, vaksin Sinopharm masih memiliki efektivitas.

Melansir The Jerusalem Post, Tim Bahrain yang bertugas menangani virus COVID-19 – Gugus Tugas Nasional untuk Memerangi Virus Corona – menulis penelitian tersebut, yang diterbitkan online bulan lalu dalam bentuk pracetak sebelum peer review.

Baca Juga: Pemkab OKI Gratiskan Rapid Antigen untuk Peserta Seleksi P3K Guru 2021

Studi ini mengandalkan hasil dari mereka yang divaksinasi di Bahrain antara 9 Desember 2020, dan 17 Juli 2021, atau sekitar 1.003.960 orang, sebagai bagian dari kampanye vaksinasi kerajaan Teluk. Bahrain menggunakan empat jenis vaksin untuk kampanyenya, yang tidak termasuk Moderna atau Sinovac, yang telah menginokulasi sekitar 91% dari populasi yang memenuhi syarat.

Studi ini juga menggunakan data dari 245.876 orang yang tidak divaksinasi, termasuk pelancong, dan mereka yang melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi virus corona.

Menurut penelitian, pada Juli 2021, sekitar 56,6% orang yang divaksinasi menerima vaksin Sinopharm, kemudian menerima suntikan booster dari vaksin Pfizer; sementara 18,4% divaksinasi dengan vaksin Sputnik Rusia, 16,8% dengan vaksin Pfizer, dan 7,3% dengan vaksin AstraZeneca.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: The Jerusalem Post

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kafarat Jima' di Siang Hari pada Bulan Ramadhan

Jumat, 29 April 2022 | 08:42 WIB
X