• Kamis, 9 Desember 2021

Bimbel Nurul Fikri Kembangkan LMS Sendiri, Yuk Kita Cek Seperti Apa Itu?

- Senin, 6 September 2021 | 10:06 WIB
Dzikra Nur Fadhilah, Salah satu siswa Bimbel Nurul Fikri yang lolos SBMPTN 2021 (Instagram/nurulfikri.lampung)
Dzikra Nur Fadhilah, Salah satu siswa Bimbel Nurul Fikri yang lolos SBMPTN 2021 (Instagram/nurulfikri.lampung)

Baca Juga: Pemkab OKI Kekurangan Volume atas Empat Paket Pekerjaan Fisik, Yuk Intip Apa Saja

Para ahli pendidikan mendefiniskan LMS sebagai infrastruktur yang memberikan dan mengelola konten instruksional, mengidentifikasi dan menilai tujuan pembelajaran individu dan organisasi, melacak kemajuan menuju pencapaian tujuan tersebut, dan mengumpulkan dan menyajikan data untuk mengawasi proses pembelajaran secara keseluruhan.

LMS dapat digunakan untuk mengelola dan mengalokasikan sumber belajar seperti pendaftaran, ketersediaan instruktur, pemenuhan materi instruksional dan penyampaian pembelajaran online.

LMS ini dapat digunakan untuk mengelola pembelajaran dengan melacak kemajuan dan kinerja siswa di semua jenis kegiatan pembelajaran.

Baca Juga: Waduh, Data dan Informasi Mengenai Jumlah, Kompetensi, dan Distribusi Tenaga Pendidik di Kemenag Tidak Lengkap

LMS sangat terpusat pada pengelolaan dan distribusi materi pembelajaran, komunikasi sinkron dan asinkron, serta pelacakan dan pelaporan kemajuan.

LMS adalah sistem teknologi pembelajaran khusus yang didasarkan pada teknologi Internet dan web mutakhir untuk memberikan pendidikan dan pelatihan mengikuti paradigma pembelajaran terbuka dan jarak jauh.

Namun, LMS tidak hanya digunakan untuk pembelajaran terbuka dan jarak jauh, tetapi sering digunakan sebagai situs web kursus yang menyertai kursus berbasis kuliah yang diberikan di lembaga pendidikan tinggi.

Selanjutnya, LMS memainkan peran utama dalam mendukung atau melengkapi pedagogi pengajaran tradisional yang digunakan di lingkungan kelas atau laboratorium.

Sejarah LMS bisa ditelusuri hingga tahun 2001. Peter Taylor kemudian memprakarsai situs web Moodle, sebuah LMS, pertama untuk sebuah universitas (Curtin University) pada tahun 2001, yang kemudian berkembang hingga mencakup 68.631 situs di seluruh dunia. Blackboard didirikan pada tahun 1997 oleh Michael Chasen dan Matthew Pittinsky. Blackboard bekerja dengan ribuan pendidikan tinggi, K-12, profesional, perusahaan dan organisasi pemerintah, memberi mereka pengalaman pendidikan masa depan hari ini.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bagaimana Drakor Meracuni Anda? Ini Contohnya

Senin, 29 November 2021 | 22:55 WIB

Jejak Islam di Bali

Sabtu, 27 November 2021 | 17:22 WIB

Pengen ke Bali Lagi? Jalan-Jalan ke Bukit Cinta, yuk!

Jumat, 26 November 2021 | 16:29 WIB

Nyai Sampur dalam Wisata Mistis Gunung Kawi

Rabu, 24 November 2021 | 16:31 WIB

Mengapa Hari Guru Nasional pada Tanggal 25 November?

Selasa, 23 November 2021 | 10:57 WIB

Cirebon Tidak Bisa Dilepaskan dari Sejarah Mataram

Senin, 22 November 2021 | 21:02 WIB

Syukur Waktu 10, Mari Bangkit dan Berkarya !!!

Selasa, 16 November 2021 | 21:28 WIB
X