• Selasa, 28 Juni 2022

Para Ilmuwan Mendesak agar Pluto Dikembalikan sebagai Sebuah Planet

- Senin, 13 Desember 2021 | 21:33 WIB
Tata Surya (Pixabay/WikiImages)
Tata Surya (Pixabay/WikiImages)

Menurut makalah berjudul 'Moons are planets', definisi yang diperkenalkan oleh Galileo pada tahun 1600-an – bahwa sebuah planet hanya perlu menjadi benda yang aktif secara geologis di ruang angkasa – telah digunakan oleh para ilmuwan sepanjang sebagian besar sejarah dan baru terkikis pada abad ke-20.

Itu terjadi antara tahun 1910-an dan 1950-an, ketika penurunan jumlah makalah tentang ilmu planet bertepatan dengan munculnya publikasi seperti almanak, kata Metzger kepada UCF Today.

“Ada cukup banyak almanak yang dijual di Inggris dan di AS sehingga setiap rumah tangga bisa mendapatkan satu salinan setiap tahun.”

Baca Juga: Gubernur Jambi Al Haris Sebut Pemprov Terus Dorong Pembangunan Jalan Khusus Batubara

Almanak-almanak itu memberi pembacanya berbagai macam informasi – mulai dari kalender peristiwa astronomi hingga resep masakan dan fiksi. Tetapi ada juga penekanan berat pada astrologi, termasuk ramalan cuaca astrologi yang hanya dapat dibuat jika jumlah planet terbatas.

"Ini adalah periode kunci dalam sejarah, ketika publik menerima bahwa Bumi mengorbit Matahari, bukan sebaliknya, dan mereka menggabungkan wawasan ilmiah yang hebat ini dengan definisi planet yang berasal dari astrologi," kata Metzger.

Dan pandangan bahwa bulan dan satelit tidak boleh dianggap sebagai planet kemudian menjadi literatur ilmiah. Tetapi definisi ini tidak berfungsi lagi karena astronomi bergantung pada teknologi canggih yang memungkinkannya mempelajari ruang angkasa lebih teliti, tambahnya.

Baca Juga: Wow! Nikita Mirzani Ngaku Raup Keuntungan Milyaran Saat Dapat Masalah, kok Bisa?

“Ada ledakan dalam jumlah exoplanet yang kami temukan selama 10 tahun terakhir, dan itu hanya akan meningkat saat kami menempatkan teleskop yang lebih baik di luar angkasa.”

“Kita perlu memperbaiki [definisi 'planet'] ini sekarang sebelum kita terlalu jauh dalam revolusi ini dengan planet ekstrasurya. Kami ingin melakukan sains yang sangat baik karena arus data yang besar ini membuatnya jauh lebih penting untuk mendefinisikan penemuan baru kami dengan benar.”

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Misteri di Sisi Gelap Bulan Terpecahkan

Senin, 10 Januari 2022 | 06:10 WIB

Semua Bitcoin Akan Selesai Ditambang pada 2140

Senin, 13 Desember 2021 | 21:50 WIB
X