• Rabu, 19 Januari 2022

Rumah Adat Bumi Serentak Bak Regam Diduga Tidak Terawat, Perlu Perhatian Pemerintah Batanghari

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 16:06 WIB
Rumah Adat Bumi Serentak Bak Regam (Klikanggaran/@annuza)
Rumah Adat Bumi Serentak Bak Regam (Klikanggaran/@annuza)

Batanghari, Klikanggara.com - Rumah Adat Bumi Serentak Bak Regam, seperti rumah adat lainnya, merupakan bangunan yang mencerminkan nilai-nilai yang dikandung dan dipelihara oleh mamsyarakatnya.

Rumah Adat Bumi Serentak Bak Regam adalah salah satu ciri khas Kabupaten Batanghari, sebagai identitas daerah yang merupakan ciri-ciri atau karakteristik dari perasaan atau keyakinan terhadap nilai-nilai Batanghari yang membedakannya dengan daerah lainnya.

Ciri atau karakteristik daerah ini, yang tercermin dalam Rumah Adat Bumi Serentak Bak Regam, perlu dilestarikan untuk menjaga dan memelihara adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat yang bersangkutan, terutama nilai-nilai etika, moral dan adab yang merupakan inti dari adat istiadat, kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat dan lembaga adat agar keberadaannya tetap terjaga dan berlanjut, demikian dikatakan Rachmat warga Muara Bulian kepada Klikanggaran.com, Sabtu (28-08-2021) saat bincang-bincang di kediamannya.

Kondisi Rumah Adat Bumi Serentak Bak Regam Kabupaten Batanghari yang terletak di Kelurahan Rengas Condong Kecamatan Muara Bulian, diam-diam menjadi perhatiannya karena diduga tidak terawat dengan baik.

Baca Juga: Gubernur Jambi Al Haris: Pramuka Harus Memiliki Komitmen Tinggi untuk Membangun Bangsa

Rachmat mengatakan, bahwa sebagai masyarakat kita mempunyai peran dalam pelestarian adat istiadat dan budaya daerah, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Batanghari Nomor 12 Tahun 2018 tentang Indentitas Daerah Kabupaten Batanghari pada Bab VI pasal 31 ayat (d) bawah masyarakat turut serta melakukan pengawasan Pelestarian adat istiadat dan budaya daerah.

"Pasal 32 pada Perda ini, Pembinaan dan Pengawasan terhadap penggunaan Indentitas daerah dalam hal ini Rumah Adat, Pakaian Adat dan Pakaian Pengantin Adat dalam rangka pemberdayaan, pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan lembaga adat dilaksanakan oleh Lembaga Adat Bumi Serentak Bak Regam Kabupaten Batanghari, namun ini diduga belum sepenuhnya dilaksanakan," ucap Rachmat.

Baca Juga: Dapur Nyonyah Karya Ibu Darma Wanita dan Lapangan Tembak Lapas Kelas IIB Kayuagung Diresmikan

Rachmat berharap, adanya perawatan terhadap Rumah Adat ini, pada pasal 28 Perda nomor 12 Tahun 2018, dibunyikan setiap orang dan badan hukum wajib untuk menghormati Indentitas Daerah Kabupaten Batanghari baik dalam penggunaan maupun pemanfaatannya pada acara resmi maupun tidak resmi.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Virus Varian Omicron Melonjak, Apa Kata Luhut?

Senin, 17 Januari 2022 | 14:34 WIB

Gempa Bumi Banten Kembali Mengguncang Pagi Ini

Senin, 17 Januari 2022 | 08:13 WIB
X