Ukraina Mengikuti Cetak Biru Amerika Serikat dallam Berperang dengan Rusia

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 19:03 WIB
Zalensky dan Putin (Dok. Dodi)
Zalensky dan Putin (Dok. Dodi)

KLIKANGGARAN -- Dalam perang melawan Rusia, Ukraina telah mengandalkan doktrin yang dikembangkan AS yang melibatkan militer dan warga sipil yang mengambil bagian dalam kegiatan pertahanan, lansir Russia Today mengutip CNN.

Doktrin yang dikembangkan AS dan dipakai Ukraina dalam perang melawan Rusia adalah Resistance Operating Concept (ROC), sebagai cetak biru bagi negara-negara kecil untuk melawan kekuatan yang lebih besar.

ROC dikembangkan pada tahun 2013 sebagai tanggapan atas konflik Rusia dengan Georgia pada tahun 2008.

Konsep ini semakin ditingkatkan setelah reunifikasi Krimea yang “hampir tidak berdarah” dengan Moskow pada tahun 2014, yang “mengejutkan Ukraina dan Barat,” kata CNN.

Baca Juga: Marthina Simon Resmi Dilantik sebagai Ketua PD-PMTI Luwu Utara 2022 - 2027

ROC mewakili “pendekatan inovatif dan tidak konvensional untuk peperangan dan pertahanan total,” dan memandu tindakan tidak hanya dari militer Ukraina, tetapi juga penduduk sipil.

“Semuanya ada di dek dalam hal pertahanan komprehensif untuk pemerintah Ukraina,” jelas pensiunan Letnan Jenderal Mark Schwartz, yang bertanggung jawab atas Komando Operasi Khusus Eropa selama pengembangan konsep tersebut.

“Mereka menggunakan setiap sumber daya dan mereka juga menggunakan beberapa cara yang sangat tidak konvensional untuk mengganggu militer Federasi Rusia.”

Schwartz mengatakan itu "sangat luar biasa untuk ditonton ... terlepas dari kehilangan nyawa dan pengorbanan yang luar biasa, apa yang bisa dilakukan oleh keinginan untuk melawan dan tekad untuk melawan."

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X