Penuturan Saksi Hidup Sesepuh Desa Talang Akar Pendopo PALI, Lokasi Rumah Sakit Tertua di Sumsel

- Sabtu, 19 Maret 2022 | 20:41 WIB
Potret Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi sekitar tahun 1970  (Dok. Budi S)
Potret Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi sekitar tahun 1970 (Dok. Budi S)

Kami disambut dengan hangat serta disuguhi secangkir teh manis. Dengan gayanya yang Lugas dan Tegas, Syarif menceritakan profil singkat dirinya, jika ia lahir pada tahun 1951 yang merupakan mantan Sekretaris Desa Talang Akar yang sudah mengabdi 18 tahun di Pemerintahan sejak era kepemimpinan Kriye (sebutan pemimpin desa sebelum pesirah).

"Bahkan sunat saya di rumah sakit di Desa Talang Akar. Dulu bapak saya pernah menitipkan pesan, kalau bapak sudah meninggal kalian boleh pergi dari Talang Akar. Talang Akar akan habis," Nirwan Syarif memulai mengenang masa lalunya.

"Ternyata terbukti, semua sudah pergi," ucapnya seraya dengan mimik wajah yang serius.

Step by step, Nirwan Syarif mulai mengingat Talang Akar tempo dulu. Menurut Syarif sejak dahulu orang luar taunya dengan Pendopo, yakni Pendopo Talang Akar. Dimana, dahulunya di Desa Talang Akar banyak orang Belanda menetap di sini. Serta, juga terdapat rumah sakit tertua di Sumsel.

Baca Juga: Lindungi Kesehatan Pekerjanya, Ratusan Security PT ADE PAS PALI Divaksin Gratis

Tim KLIKANGGARAN-- saat ditemani Linmas setempat saat berada di kediaman Nirwan Syarif (Dok. Budi S)

Keberadaan rumah sakit dan banyaknya orang Belanda di Desa Talang Akar tidak terlepas dari adanya kegiatan pengeboran sumur minyak di daerah tersebut.

"Kalau soal perminyakan sebelum Pertamina itu namanya NKPM (1913), SVPM (Standar Vacuum
Petroleum Maatschappij tahun 1933-1953 Belando dengan Amerika, baru PT Stanvac Indonesia atau PT SI (1953-1963)," terangnya seraya menunjukkan peta kawasan pengeboran minyak yang dibuat pada Mei 1932 yang masih ia simpan di rumahnya.

Di Simpang Tiga Desa Talang Akar, di sana kata Syarif ada cerita sejarah mengerikan, dimana salah satu pejuang asal Pendopo, Mataus ditembak oleh orang Belanda.

Lokasi persanggrahan yang saat ini berubah menjadi gedung sekolah (Dok. Budi)

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X