• Selasa, 9 Agustus 2022

Tanggapan SAHI atas Penyelenggaraan Sertifikasi Halal oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kemenag RI

- Selasa, 15 Maret 2022 | 20:25 WIB
Ketua Umum DPP SAHI, Abdul Khaliq Ahmad (dok. Istimewa)
Ketua Umum DPP SAHI, Abdul Khaliq Ahmad (dok. Istimewa)

KLIKANGGARAN -- Silaturahim Haji dan Umrah Indonesia menyambut baik kebijakan penetapan label halal yg berlaku secara nasional oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama.

Kebijakan ini mengakhiri proses penetapan label halal yang selama ini dilakukan oleh MUI sebagai organisasi masyarakat.

Peralihan kewenangan label halal oleh pemerintah  ini sejalan dengan ketentuan UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Meski demikian, penetapan kehalalan produk tetap dilakukan oleh MUI dan penerbitan Sertifikat Halal oleh BPJPH berdasarkan UU tersebut.

Baca Juga: Tips Supaya Digital Branding Produkmu Cepat Diminati dan Menjangkau Pasar Luas, Perhatikan Langkah-langkah Ini

Menurut SAHI, sertifikasi halal pada suatu produk sangat penting. Karena Indonesia merupakan negara dengan mayoritas beragama Islam.

Dan seperti yang kita ketahui, dalam Islam terdapat penggolongan jenis makanan yang halal dan haram.

Untuk itu, sudah menjadi syarat mutlak untuk produsen makanan di Indonesia harus memiliki sertifikasi halal.

Baca Juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Rusak Fasilitas Umum dan Rumah Warga Tangsel, Bagaimana Penjelasan BMKG?

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X