• Kamis, 29 September 2022

Hujan Lebat dan Angin Kencang Rusak Fasilitas Umum dan Rumah Warga Tangsel, Bagaimana Penjelasan BMKG?

- Selasa, 15 Maret 2022 | 20:15 WIB
Hujan Lebat dan Angin Kencang Rusak Fasilitas Umum dan Rumah Warga Tangerang Selatan (Instagram @daunkelorcapsul dan @muhammdafzal melalui instagram @info.pamulang)
Hujan Lebat dan Angin Kencang Rusak Fasilitas Umum dan Rumah Warga Tangerang Selatan (Instagram @daunkelorcapsul dan @muhammdafzal melalui instagram @info.pamulang)

KLIKANGGARAN--Hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang yang melanda Kawasan Ciputat, Pamulang dan sekitarnya di Tangerang Selatan (Tangsel) mengakibatkan tumbangnya beberapa pohon, rusaknya fasilitas umum, dan banjir ringan di sejumlah titik.

Dilansir dari laporan warga yang diunggah pada akun media sosial @info.pamulang, hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang yang terjadi pada Senin sore tanggal 14 Maret 2022, telah mengakibatkan pohon dan tiang-tiang baliho di pinggir jalan menjadi tumbang. Akibatnya lalu lintas sempat tersendat karena terhalang reruntuhan pohon dan tiang-tiang baliho.

Intensitas hujan yang tinggi juga menyebabkan volume air meluap dan menyebabkan banjir di beberapa titik. Bahkan warga melaporan, kedalaman banjir bisa seukuran betis orang dewasa. Hal ini dapat dilihat dari unggahan yang menunjukkan lokasi halaman Masjid Jami’ daerah Sawah Besar menjadi kolam bermain bagi anak-anak di sekitar kawasan tersebut.

Hujan lebat ditambah kecepatan angin yang sangat kencang juga menyebabkan kaca kantor Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjadi pecah. Hal ini tentunya sangat menimbulkan kehawatiran bagi warga Ciputat, Pamulang, dan sekitarnya.

Baca Juga: Tips Supaya Digital Branding Produkmu Cepat Diminati dan Menjangkau Pasar Luas, Perhatikan Langkah-langkah Ini

Cuaca ekstrim ini sendiri sudah diprediksikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Gefisika (BMKG) melalui laman media sosial resmi mereka yaitu @infobmkg. BMKG menyampaikan bahwa masyarakat harus bersiap dan waspada akan terjadinya curah hujan yang tinggi disertai kilat/petir dan angin kencang.

BMKG menjelaskan bahwa fenomena peningkatan curah hujan ini dipicu oleh Bibit Siklon Tropis 90S yang terpantau berada di Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Tengah. Lokasi titik kordinatnya berada pada 11,0°LS, 105,6°BT, dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara minimum 1002,7 hPa.

Untuk itu warga diminta untuk selalu waspada dan berhati-hati dengan kemungkinan bencana alam yang akan terjadi. Tetap siapkan diri dengan perlengkapan hujan dan perhatikan info perkiraan cuaca sebelum anda bepergian. (Naufal Ihyauddin)

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X